<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Content!</title>
	<atom:link href="http://www.qwords.com/blog/2007/11/18/content/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.qwords.com/blog/2007/11/18/content/</link>
	<description>The Qwords.com Web Hosting Blog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Feb 2012 07:52:34 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: achmadbiz</title>
		<link>http://www.qwords.com/blog/2007/11/18/content/comment-page-1/#comment-2550</link>
		<dc:creator>achmadbiz</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Apr 2008 08:48:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.qwords.com/blog/2007/11/18/content/#comment-2550</guid>
		<description>untuk web2.0 Indonesia menurutku www.kemudian.com dan www.makanmulu.com juga cukup hidup tuh</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>untuk web2.0 Indonesia menurutku <a href="http://www.kemudian.com" rel="nofollow">http://www.kemudian.com</a> dan <a href="http://www.makanmulu.com" rel="nofollow">http://www.makanmulu.com</a> juga cukup hidup tuh</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: tomfreakz</title>
		<link>http://www.qwords.com/blog/2007/11/18/content/comment-page-1/#comment-2462</link>
		<dc:creator>tomfreakz</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Mar 2008 05:33:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.qwords.com/blog/2007/11/18/content/#comment-2462</guid>
		<description>wah??? ga laku ya mas sharingfotonya?
Sepertinya marketing kurang berkesan di client negara kita.

Atau produknya kurang cocok dengan konsumen internet Indonesia.

Untuk indonesia, menurut saya contoh web2.0 application yang lain yaitu http://www.moodmill.com/
Itu gratis, dan usernya cukup hidup.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah??? ga laku ya mas sharingfotonya?<br />
Sepertinya marketing kurang berkesan di client negara kita.</p>
<p>Atau produknya kurang cocok dengan konsumen internet Indonesia.</p>
<p>Untuk indonesia, menurut saya contoh web2.0 application yang lain yaitu <a href="http://www.moodmill.com/" rel="nofollow">http://www.moodmill.com/</a><br />
Itu gratis, dan usernya cukup hidup.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Okto Silaban</title>
		<link>http://www.qwords.com/blog/2007/11/18/content/comment-page-1/#comment-2352</link>
		<dc:creator>Okto Silaban</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Mar 2008 16:30:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.qwords.com/blog/2007/11/18/content/#comment-2352</guid>
		<description>Susah memang.., kebanyakan di Indonesia merupakan mee-too web dari luar.

Web 2.0 Indonesia? Setahu saya saat ini contohnya : &lt;a href=&quot;http://okto.silaban.net/2008/02/website/sharingfotocom-dijual-seharga-5000/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;SharingFoto.com&lt;/a&gt;, itu pun collaps.. Dan sepertinya malah tidak laku, sampai harus dijual segala.

Lainnya? saya belum lihat yang signifikan? Mungkin hasil kreasinya bung Pitra bisa jadi contoh, walaupun belum keliatan sangat web 2.0.

Sisanya? Ya njiplak dari luar.. : Kilasan, LintasBerita, dll.. 

Miris memang.. tapi apakah memang belum saatnya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Susah memang.., kebanyakan di Indonesia merupakan mee-too web dari luar.</p>
<p>Web 2.0 Indonesia? Setahu saya saat ini contohnya : <a href="http://okto.silaban.net/2008/02/website/sharingfotocom-dijual-seharga-5000/" rel="nofollow">SharingFoto.com</a>, itu pun collaps.. Dan sepertinya malah tidak laku, sampai harus dijual segala.</p>
<p>Lainnya? saya belum lihat yang signifikan? Mungkin hasil kreasinya bung Pitra bisa jadi contoh, walaupun belum keliatan sangat web 2.0.</p>
<p>Sisanya? Ya njiplak dari luar.. : Kilasan, LintasBerita, dll.. </p>
<p>Miris memang.. tapi apakah memang belum saatnya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Seberapa Besar Potensi Bisnis Berbasis Teknologi di Bandung? &#124; Rendy Maulana dot Com</title>
		<link>http://www.qwords.com/blog/2007/11/18/content/comment-page-1/#comment-2350</link>
		<dc:creator>Seberapa Besar Potensi Bisnis Berbasis Teknologi di Bandung? &#124; Rendy Maulana dot Com</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Mar 2008 14:51:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.qwords.com/blog/2007/11/18/content/#comment-2350</guid>
		<description>[...] dan Bandung masihlah cukup mahal, tidak seperti di Jakarta yang dapat dengan mudah berkompetisi dibisnis konten karena dekat dengan pusat interkoneksi jaringan Indonesia. Mungkin poin terakhir ini akan saya [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] dan Bandung masihlah cukup mahal, tidak seperti di Jakarta yang dapat dengan mudah berkompetisi dibisnis konten karena dekat dengan pusat interkoneksi jaringan Indonesia. Mungkin poin terakhir ini akan saya [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

