Knowledge Base Manual Qwords.com
 Subscribe to Posts (RSS) and Comments (RSS)

August 2008

Monthly Archive

Localhost Bisa? tapi di Hosting ko ga bisa?

Posted by Qwords.com @ 11:36 PM, Friday Aug 22nd, 2008

pernah punya pengalaman kayak judul di atas ga?

saya sich sering…. :D

kadang saya suka mikir "Kenapa ya….? apa hostingnya yang salah gitu? komplen aja gitu?"… :D

setelah di cek&ricek ("kayak gosip aja")..

Ternyata settingan di hosting dan di localhost beda, soalnya untuk hosting lebih strict hal ini dilakukan untuk keamanan, untuk performa server dan lain-lain, dan itu di lakukan untuk kebaikan klient tentunya :D ("bukan karena saya kerja di hosting lhoo ….").

Karena beda,….

ya… apa boleh buat script yang saya buat harus sesuai dengan settingan di hosting :(

Dari pengalaman yang pernah saya alami, perbedaannya adalah

1. Settingan php.ini

register global, ini yang biasanya kelewat sama para programmer pemula, khususnya saya :D .

Di beberapa hosting, register global OFF dan di localhost biasanya ON, jadi setelah webnya di upload trus diakses, webnya sih nongol tapi klo di klik ko ga pindah2 halamannya atau isi dari variabelnya ga ke kirim :D

penanggulangannya :

biasakan jika men-develop/membuat web, settingan dari php.ini-nya sesuai yang disarankan pengembang php atau sesuai dengan settingan php.ini dari hosting anda, misalnya register_global off, safe_mode off, dan lain-lain.

2. Settingan database

untuk yang ini agak ribed,

biasanya salahnya, dikoneksinya

penanggulangannya :

jika ada yang salah mengenai database, coba lihat konfigurasi dari koneksi database anda, pastikan settingannya (hostnya, usernamenya, passwordnya, dan lain-lain) sudah benar. biar jelasnya tentang database ini ada tutorialnya di kb ini klik disini, selain itu cek versi rdbms local anda / rdbms tempat anda membuat web pastikan compatible dengan rdbms hosting anda.

3. Permission file

biasanya ini errornya jika di webnya ada fasilitas upload file, suka ada error cannot mkdir dan semacamnya gitu..

penanggulangannya :

tinggal di rubah aja permission dari folder tujuan upload anda, ubah chown sampai dengan chmodnya, tapi hati-hati tentang upload ini, takutnya hal ini di manfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

pencegahan lubang ini adalah

jika fasilitas upload tadi adalah upload untuk file berupa gambar (bmp, jpg, png, dan lain-lain) pastikan fasilitas ini tidak dapat mengupload file selain file-file tadi. jadi ada penolakan jika ada yang mengupload berupa *.php;*.exe; dan lain-lain.

Selain ‘fasilitas upload’ tadi, ada juga error karena chmod filenya, dengan kata lain filenya tidak bisa di akses karena chmodnya yang error. hal ini kadang terjadi karena proses upload yang tidak sempurna

penanggulangannya

pastikan chmod file-file dan folder-folder kita sudah benar, biasanya chmod yang di sarankan adalah 644 untuk file, dan 755 untuk folder / direktori.

Upload file yang tidak sempurna

ini pernah saya alami, web saya error karena ada file yang tidak terupload, karena waktu mau upload file, file-file web punya saya, saya split menjadi beberapa bagian, jadi ada satu file belum terupload.. error dech :D "maaf soalnya waktu itu saya belum kenal dengan ftp manager atau semacam filezilla gitu"

penanggulangannya :

jika ingin mengupload file yang banyak / besar, gunakan ftp manager(filezilla, smart ftp, dll), karena cpanel atau control panel-control panel lain biasanya ada batasan pada besar file yang boleh diupload.

gunakan ftp manager yang disarankan oleh hosting anda, kalau saya menggunakan filezilla, karena konon katanya filezilla memang disarankan sama cpanel.

dari pengalaman saya ini aja, mungkin temen-temen ada yang punya pengalaman yang beda, bisa di share disini.

Uninstall fantastico (contoh : Joomla)

Posted by Qwords.com @ 12:05 AM, Wednesday Aug 6th, 2008

Berikut adalah cara yang benar untuk menguninstall cms (website) anda, caranya sama seperti halnya menginstall cms.

caranya adalah masuk ke cpanel, dan masuk ke fantastico anda

klik fantastico De luxe

setelah itu klik cms / website yang anda install sebelumnya, misal anda install Joomla, maka pilihlah joomla, jika wordpress pilih wordpress misal kita akan menuninstall joomla 1.5 maka yang dipilih adalah

nanti halaman akan menampilkan halaman seperti berikut

Klik Remove, untuk melakukan hal ini pastikan cms / website yang anda remove benar-benar yang anda ingin remove / uninstall, karena proses uninstall ini tidak bisa di undo / di ulang.

jika sudah di pastikan klik remove , selanjutnya halaman yang akan muncul adalah

Klik Remove Joomla 1.5

berikut ini menunjukan cms / website anda sudah di remove / uninstall

Klik Back to Joomla 1.5 Overview

cms yang anda install telah anda remove :)

Install fantastico (contoh : Joomla)

Posted by Qwords.com @ 1:21 PM, Sunday Aug 3rd, 2008

Fantastico adalah fasilitas dari cpanel yang menyediakan cms (website instant).

Dalam fantastico banyak jenis dari cms (website instant) yang disediakan, diantaranya Wordpress, Joomla, Mambo, Drupal, Gallery, dan lain-lain.

Untuk tutorial kali ini, kita akan mencoba menginstal joomla, namun bisa dipakai untuk menginstall yang lainnya, karena prosesnya sama persis. Jadi tutorial ini bisa digunakan untuk menginstall cms–cms yang lainnya.

Untuk menginstall pertama-tama pastikan hosting anda sudah di fasilitasi fantastico, jika sudah ada kita mulai saja?

Login di cpanel, setelah login anda bisa langsung menggunakan fantastico anda, Klik icon fantastico pada cpanel anda

Seterlah kita klik, halaman beriutnya yang akan muncul adalah

Carilah cms yang akan anda install, untuk tutorial ini kita akan install joomla 1.5, klik joomla 1.5.

Setelah di klik di bagian tengah akan muncul halaman berikut

Di kotak yang bernomer 1, adalah link untuk menginstall joomla (cms), selain itu ada keterangan kapasitas yang dibutuhkan untuk menginstall joomla (cms) disitu tertulis disk space required 24.49 dan disk available 137.5, artinya yang kapasitas dibutuhkan adalah 24.49, sedangkan yang tersedia 137.5, dengan kata lain kapasitas hostingnya masih memungkinkan untuk menginstal joomla.

Dikotak bernomer 2, adalah keterangan bahwa anda sudah menginstall cms joomla 1.5 di subdomain coba.noeross.com, selain itu ada link visit site yaitu untuk mengakses cms / website anda tersebut, lalu ada link yag bertuliskan remove yaitu untuk menguninstall cms anda, untuk cara menuninstall cms akan di jelaskan di tutorial yang berbeda lihat cara uninstall . Namun jika anda belum menginstall apapun dalam hosting anda maka kotak no 2 ini tidak akan ada.

Untuk menginstall, kita langsung klik aja new installation (kotak no.1) , halaman yang yang akan muncul selajutnya adalah

ada beberapa inputan yang harus di isi pada halaman ini kita bahas satu per satu

install on domain

inputan ini untuk menentukan dimana anda akan menginstall cms anda, apa di domain utama, di subdomain, atau di domain yang anda addon di cpanel, untuk menentukannya klik saja nanti akan ada list yang berisi subdomain atau addon domain anda, berikut adalah contohnya

berikut adalah contoh list yang ada pada hosting saya, domain utama noeross.com dan subdomain xyz.noeross.com, karena itu mungkin akan berbeda dengan punya anda, karena kita akan menginstallnya pada domain utama maka kita pilih domain utamanya, jika anda inginkan lain maka, klik saja dimana anda akan menginstallnya.

install in directory

biasanya disini banyak yang mengalami masalah khusunya bagi pemula seperti saya hehe…

inputan ini adalah untuk menentukan di direktori mana anda akan menginstall cms anda, namun konsekuensinya jika anda mengisinya misal dengan xxxx , maka untuk mengaksesnya adalah namadomainanda.com/xxxx dan kebanyakan tidak menginginkan hal tersebut, kecuali jika kebutuhannya memang seperti itu, maka jika anda ingin memunculkan / mengakses website anda dengan namadomainanda.com maka kosongkan saja inputan ini.

Administrator username

inputan ini untuk menentukan username dari admin web / cms yang akan digunakan, kebanyakan para admin mengsisinya dengan admin maka kita isikan admin

passwords

inputan ini untuk menentukan password dari admin web / cms yang akan digunakan, isikanlah password yang menurut anda cocok, cari yang mudah diingat dan aman (misal : tidak mudah ditebak oleh orang lain). karena ini sebagai contoh maka saya akan mengisinya dengan 123456

admin email

ini adalah kontak email, inputkan saja alamat email anda yang sering anda gunakan.

admin fullname

isikan nama lengkap anda disini.

Site name

ini untuk memberi nama pada web anda, anda bisa mengisikannya sembarang misal : web Pribadi, Toko Kerupuk Online, Jualan Baju bolong , dan lain-lain tentunya sesuai dengan kebutuhan anda.

install sample data

untuk beberapa cms (web instant), memlikiki contoh data pada installernya, jika ingin menginstall beserta dengan contoh datanya checklist saja.

jika inputanya sudah lengkap dan sudah sesuai dengan yang ada inginkan, klik button (tombol) dibawahnya klik install joomla 1.5.

Halaman berikutnya adalah

Klik Finish Instalation

Halaman ini menunjukan bahwa anda telah sukses menginstall cms anda, dan berisi data yang harus anda ingat untuk kedepannya,

misal username admin cms anda adalah admin dengan passwordsnya 123456, lalu ada alamat untuk mengakses halaman admin anda pada cms tersebut (kotak no.1), untuk joomla adalah namadomainanda.com / administrator, setiap cms berbeda untuk mengakses halaman adminnya sebagai contoh wordpress untuk mengaksesnya biasanya namadomainanda.com/wp-admin/. maka untuk anda yang menginstall cms lain perhatikan kota no.1 ini, berikutnya kotak no.2 ini adalah url / alamat untuk mengakses cms / website yang anda install tadi. dan semua itu harus anda ingat baik-baik, namun jika tidak, anda bisa mengirimkannya ke email anda, pada kotak no.3 isikan email anda lalu klik Send Email, maka konfigurasi / settingan dari proses install yang kita lakukan tadi akan terkirim ke email.

untuk saat ini proses install selesai, klik Back To joomla 1.5 Overview.

maka anda akan kembali ke halaman sebelumnya, namun ada yang berbeda (kotak no.1) yang sebelumnya tidak ada, ini adalah cms/website yang kita install tadi. untuk mengaksesnya klik visit site sekarang anda sudah punya site anda sendiri.

Catatan : untuk menginstall pastikan tujuan install anda (Domain, Subdomain, Addon domain, Direktori / Folder), belum terinstall cms, karena hanya satu cms bisa di install pada satu tujuan tadi (Domain, Subdomain, Addon domain, Direktori / Folder).