Choose Category

Membuat Favicon Pada WordPress

Written by ZhaY on May 23, 2010 – 8:31 am

Kebanyakan orang sudah mulai iseng menggunakan situs WordPressnya. Misalnya melakukan kostumisasi wordpress seperti menambahkan favicon. Favicon sendiri merupakan icon berupa image yang terletak pada tab browser anda, dan kita bisa merubahnya sesuai selera dengan cara yang tidak sulit. Sebagai pengguna website, pasti rela melakukan apapun untuk mempercantik websitenya.

Mari kita berbagi ilmu pada tutorial ini untuk membuat favicon pada website WordPress anda, berikut langkah-langkahnya :

1. Buka halaman http://www.html-kit.com/favicon/ untuk membuat file .ico

2. Pastikan kita sudah memiliki gambar yang ingin dijadikan sebagai favicon, klik “Browse” dan cari file tersebut pada Harddisk local anda. Setelah itu klik “Generate FavIcon.ico”

3. Setelah itu, download file favicon anda dengan mengklik “Download Favicon Package”

4.Upload file favicon.ico ke hosting anda. Tempatkan file tersebut pada direktori /www

5. Login ke halaman administrator (wp-admin) WordPress anda, masuk ke menu : Appearance -> Editor -> Header (header.php)

6. Masukkan script php berikut diantara tag <head></head> :

<link rel=”shortcut icon” href=”favicon.ico”>
<link rel=”icon” type=”image/ico” href=”favicon.ico”>

Setelah itu, klik “Update File”

7. Lakukan clear cache pada browser anda, kemudian dicoba refresh kembali website anda.

Jika berhasil, maka icon akan berubah sesuai keinginan anda. ^_^


Posted in Fantastico, Tips, Uploads | 1 Comment »

Mengarahkan CNAME Melalui cPanel Hosting

Written by ZhaY on May 23, 2010 – 2:45 am

Artikel tutorial ini bisa jadi merupakan sambungan dari artikel sebelumnya yang berjudul “Setting Google Apps Untuk Email Domain”

Bagaimana cara mengarahkan CNAME? Berikut langkah-langkahnya :

1. Login cpanel, masuk menu “Advanced DNS Zone Editor”

2. Misalkan kita ingin mengarahkan CNAME  “mail.namadomain”, maka klik “edit” untuk merubahnya

3. Ubah CNAME recordnya, misal akan diarahkan ke google maka diset :

ghs.google.com

klik “Edit Record”

4. Jika ingin menambahkan record baru, maka dilakukan pada menu “Add a Record” , misalkan kita akan membuat record dari kode unik Google Apps. Maka masukkan data CNAMEnya dengan sesuai. Setelah selesai, klik “Add Record”

Catatan :

Ketika memasukkan data CNAME, pastikan data telah sesuai. Error bisa disebabkan hanya karena ada karakter spasi (space) pada data CNAME yang anda masukkan. ^_^


Posted in Domains, Help Manual, Mails, Tips | 2 Comments »

Setting Google Apps Untuk Email Domain

Written by ZhaY on May 23, 2010 – 2:21 am

Mungkin sudah banyak dari kita yang mengetahui tentang fasilitas email gratis sebesar 7GB dari Google, yang bernama “Google Apps”.

Berikut merupakan tutorial singkat bagaimana cara settingnya :

1. Langkah pertama, buka link berikut ini untuk membuat email acountnya : http://www.google.com/a/cpanel/domain/new

2. Pilih opsi “administrator” kemudian masukkan nama domain anda. Klik “Get Started”

3.  Isi form pada bagian “Account Administrator” pada step kedua yaitu “Sign Up” , jika serasa perlu bisa juga mengisi form pada bagian “Organization Information”. Setelah selesai klik “Continue” maka akan masuk ke Step ketiga.

4. Pada step ketiga yaitu “Set Up” , anda dapat membuat email account, password, serta verifikasi kodenya. Pastikan email account dan passwordnya sesuai, klik “I Accept, Continue With Set Up”.

5. Berikutnya akan masuk ke menu verifikasi, misalnya kita akan gunakan verifikasi yang paling mudah yaitu opsi kedua Change xxxxxxx.xxx CNAME record” , klik “Continue”

6. Akan muncul penjelasan bahwa kita harus mengarahkan CNAME berupa kode unik :

googleffffffffc41daa07

diarahkan CNAMEnya ke :

google.com

Mengarahkan CNAME melalui cpanel dapat dipelajari “disini”

7. Kita anggap pengarahan CNAME melalui cpanel sudah selesai. Berikutnya klik “I’ve Completed Step Above”

8. Lanjutkan dengan mengikuti instruksi yang ada, setelah masuk step untuk mengaktifkan emailnya (lihat gambar), klik “Activate Email”

9. Akan muncul keterangan bahwa kita harus melakukan setting MX Record sesuai data yang diberikan oleh Google.

Menyettingnya tentu melalui cpanel. Cara setting MX Record melalui cpanel dapat dilihat “disini”

Jangan lupa untuk menghapus terlebihdahulu record MX yang telah disetting sebelumnya di cpanel anda, klik “I Have Completed These Steps”

9. Untuk mempermudah mengakses google apps anda, silahkan klik menu “Service Settings->Email”, anda pilih yang Custom. Setelah itu, anda akan diberikan instruksi yang anda lakukan.

10. Kemudian arahkan CNAME dari subdomain “mail.namadomainanda” ke CNAME google yaitu :

ghs.google.com

melalui fitur “cpanel->advance dns zone editor”

11. Google Apps telah siap digunakan. ^_^

Catatan :

Apabila anda menggunakan Google Apps sebagai management email untuk hosting anda, disarankan untuk menghapus MX Record default yang biasanya sudah disediakan pada cpanel. Hal ini untuk menghindari terjadinya konflik antara MX hosting default (webmail) dan MX Google Apps yang akan anda gunakan.


Posted in Help Manual, Mails, Tips | 2 Comments »

Cara Upgrade WordPress

Written by Qwords.com on May 14, 2010 – 11:28 pm

Mengupgrade WordPress dapat dilakukan dengan dua cara yaitu :

  1. Mengupgrade WordPress dengan cara automatic (disebut juga dengan update)
  2. Mengupgrade WordPress dengan cara manual

berikut untuk cara yang pertama atau upgrade worpress secara automatic

1. Mengupgrade WordPress dengan automatic dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut :

  • Backup terlebih dahulu website anda (untuk lebih jelas akan bagaimana melakukan backup, dapat mengakses http://www.qwords.com/kb/backup-backup-%E2%80%93-di-cpanel-bagian-1/).
  • Ubah mode website anda menjadi maintainance mode.
  • De-activate plugin wordpress anda. Hal ini dapat dilakukan dengan memilih menu installed (ganbar disamping) pada panel plugin kemudian pilih deactivate pada bulk action(gambar dibawah).

  • Masuk pada halaman wp-admin kemudian pada menu Tools pilih Upgrade lalu tekan tombol “update Automatically”( jika versi wordpress adalah yang paling baru maka akan muncul 2 tombol “Re-install Automatically” untuk melakukan install ulang dan ”Download x.x.x” untuk mendownload wordpress versi terbaru.)

  • Aktifkan kembali plugin wordpress yang akan digunakan. Dengan cara yang hamper sama dengan langkah 3 hanya saja pilih activate pada action-nya.

2. Mengupgrade WordPress dengan cara manual

a. Mengupgrade WordPress dengan cara manual dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut :

  • Backup terlebih dahulu database website anda.
  • Backup directory WordPress. Jangan lupakan file ,htaccess.
  • Pastikan file backup anda tidak memiliki masalah (karena mungkin hasil backup bermasalah).
  • Deactivate plugin (Karena mungkin ada plugin yang tidak sesuai dengan versi wordpress terbaru yang hendak di install)
  • Download paket wordpress versi terbaru dari http://wordpress.org/download/, kemudian extract paket tersebut.

b. Hapus file WordPress lama dari website anda, namun jangan hapus beberapa file berikut :

  • File wp-config.php (Berisikan script koneksi terhadap database wordpress/website)
  • Folder wp-content; Sebenarnya folder ini tidak begitu penting hanya saja sub folder wp-content/cache(subfolder ini
  • hanya ada pada wordpress versi 2) dan wp-content/plugins/widgets sangat penting.
  • Folder wp-images;
  • Folder wp-includes/languages/, Jika anda menggunakan file language;
  • File .htaccess, jika website anda menggunakan konfigurasi aturan tertentu (akses);
  • File robots.txt, jika file website anda berada pada direktory root.

c. Upload file wordpress yang telah di extract ke alamat website tujuan, kecuali file – file yang tidak dihapus seperti yang telah di jelaskan diatas

d. Jalankan program untuk mengupgrade wordpress, kemudian ikuti instruksi yang muncul di layar (Yang dimaksud program untuk mengupgrade WordPress adalah dengan menggunakan web browser yang tertuju halaman /wp-admin). WordPress akan melakukan pengecekan apakah upgrade database diperlukan, jika wordpress menganggap perlu untuk meng-upgrade database maka akan memberikan link yang menuju wp-admin/upgrade.php).

Tambahan: Sebelum anda melakukan langkah diatas pastikan username dari database WordPress anda memiliki hak akses untuk membuat (create), memodifikasi (modify), dan menghapus (delete) tabel database.

Berikut informasi tambahan jika hendak melakukan upgrade dengan script secara manual

  • Jika WordPress hendak diinstall pada directory root maka alamatkan browser anda menuju halaman berikut : http://namadomain.com/wp-admin/upgrade.php
  • Jika WordPress hendak diinstall pada subdirectory, misalkan subdirectory tersebut bernama blog, maka alamatkan browser anda menuju halaman: http://namadomain.com/blog/wp-admin/upgrade.php.

Jika setelah mengupgrade WordPress, anda mengalami kesulitan pada saat login maka anda dapat menghapus cache browser anda (seperti cookies dll.).

e. Update permalinks dan .htaccess. Update struktur permalink wordpress, karena mungkin setelah wordpress terupgrade, link yang anda buat pada halaman website tidak bekerja sesuai dengan seharusnya. Untuk mengupdate permalink dapat dilakukan pada panel setting kemudian pilih menu permalinks, pilihlah setting lain dari permalink selain setting yang anda gunakan pada common setting dari permalink setting.

f. Install update plugin dan theme wordpress. Cek plugin yang sesuai dengan versi wordpress baru anda, plugin yang sesuai dengan versi WordPress dapat di cek pada http://codex.wordpress.org/Plugins/Plugin_Compatibility. Cek juga kompatibilitas/kesesuaian theme terhadap versi WordPress yang akan digunakan pada http://codex.wordpress.org/Themes/Theme_Compatibility.

g. Aktifkan kembali plugin anda (Jika ternyata plugin-plugin tersebut sesuai dengan versi WordPress yang digunakan dan didukung oleh pihak hosting)

h. Tambahkan security key pada file wp-config.php (untuk beberapa versi wordpress)

i. Cek perubahan yang terjadi pada WordPress dan website anda.

Jika menggunakan Fantastico untuk mengupgrade wordpress dari sebelum -versi 2.2, Fantastico akan menggunakan file wp-config-sample.php file untuk membuat file wp-config.php yang baru. Dengan cara ini, dua nilai yang baru yaitu DB_CHARSET dan DB_COLLATE akan ditempatkan kedalam file wp-config.php. Baris yang ditambahkan fantastico tersebut harus di hapus dari file wp-config.php jika mengupgrade wordpress dari sebelum versi 2.2 (seperti 2.0.10 atau 2.1.3) menuju wordpress versi 2.9.2.


Posted in Wordpress | 2 Comments »