Call Center: 0804-1-808-888 / Outside Indonesia: +622152905148

Lanjutan dari Posting Sebelumnya, sumber :Harian Kontan.

Di usianya yang belum genap 30 tahun, Rendy Maulana sudah sukses terjun di bisnis teknologi informasi (TI) dengan menyediakan jasa pembuatan website. Ia terjun ke bisnis ini sejak tahun 2005 dengan mendirikan PT Qwords Company International yang mengusung brand Qwords.

Saat memulai bisnisnya, Rendy masih kuliah dan saat itu skala bisnisnya masih kecil-kecilan. Order yang diterimanya masih terbatas dari wilayah sekitar Bandung saja.

Karena belum punya kantor, setiap ada order dikerjakannya di rumah atau datang ke kafe-kafe yang menyediakan fasilitas Wi-Fi gratis. “Banyak orang yang pesan minta dibuatkan website dan desain website ke saya, baik untuk perorangan atau untuk bisnis,” katanya.

Lambat laun, namanya semakin dikenal dan order yang masuk semakin banyak. Dari situ ia kepikiran untuk menekuni bisnis ini dengan lebih serius. Dengan modal awal Rp 1 juta, ia mulai fokus membangun usahanya.

Pelanggannya pun terus bertambah, hingga tahun 2006 jumlah pelanggannya sudah mencapai 300 orang. Namun, karena terbentur dengan jadwal dan tuntutan kuliah, Rendy menjadi tidak fokus lagi berbisnis.

Akhirnya di tahun 2007, bisnisnya sempat mengalami vakum selama beberapa bulan. Kuliah Rendy juga berantakan karena tidak bisa mengendalikan pekerjaan sendirian.

Ditambah lagi banyak tugas kuliah yang ia tinggalkan. Lantaran tidak bisa maksimal, ia pun banyak ditinggal pelanggan. “Banyak pelanggan komplain dan menganggap saya tidak profesional,” ujarnya.

Berkat dukungan kawan dan keluarganya, Rendy memutuskan cuti kuliah selama enam bulan dan kembali membenahi usahanya. Baginya, tak mungkin ia mundur dari dunia bisnis karena sudah banyak klien yang membayar uang di muka untuk setahun atau beberapa bulan ke depan.

Jika mundur tentu ia akan dikejar-kejar klien. “Jadi tidak ada pilihan lain, bisnis harus terus jalan,” katanya. Lantaran cuti kuliah, ia pun bisa fokus membenahi kembali bisnisnya yang sempat goyang. Dari situ ia kembali dipercaya pelanggan.

Berbekal pendapatan dari bisnis itu, ia bisa menabung untuk menutupi biaya kuliahnya. “Saya tidak mengandalkan orangtuanya untuk urusan pendidikan,” katanya.

Semua kerja kerasnya itu tidak sia-sia. Kini, ia sukses mengantongi omzet hingga Rp 200 juta per bulan. Rendy bilang, hampir sebagian besar pelanggannya saat ini adalah perusahaan atau perorangan yang ingin mengenalkan produknya.

Selebihnya ada juga proyek promosi pariwisata dari pemerintahan. “Kalau soal konten, itu urusan mereka, namun kalau urusan domain dan webhosting, kami yang mengendalikan,” kata dia.

Qwords menyediakan 12 nama domain yang dapat dipilih bebas oleh pelanggan. Domain adalah alamat situs di internet dengan akhiran .com; .net; .org; .co.id; atau .go.id; .de; .jp; .asia. “Yang paling laris adalah .com,” katanya.

Selain lebih dikenal, domain .com juga lebih terjangkau semua kalangan dibanding domain lain. Untuk mendaftar hanya butuh biaya Rp 110.000 dengan minimal sewa setahun.

(Bersambung)