Pernahkah kamu menerima email penawaran produk yang terasa sangat personal di waktu yang tepat? Kamu mungkin sudah menerima email automation.
Kali ini akan kita ulas lebih dalam apa itu email automation, kenapa makin penting di dunia digital, dan bagaimana kamu bisa mulai memakainya sebagai bagian dari strategi bisnis maupun personal branding berikut ini!
Apa Itu Email Automation?
Email automation adalah teknik pengiriman email yang dilakukan secara otomatis berbasis trigger. Artinya, email akan terkirim secara otomatis hanya saat audiens melakukan aksi tertentu (misalnya daftar newsletter atau beli produk), tanpa harus dikirim manual satu per satu.
Dengan email automation kamu bisa mengatur sistem supaya email bisa terkirim secara otomatis saat orang lain mendaftar newsletter, melakukan pembelian, meninggalkan keranjang belanja, ulang tahun, atau melakukan aktivitas langganan lain yang akan merasakan otomatisasi pesan melalui email.
Dalam konteks yang lebih luas, email automation sering dimaknai sebagai bagian dari strategi Email Marketing, tapi dengan tingkat efisiensi dan personalisasi yang jauh lebih tinggi dibanding pengiriman manual biasa.
Kenapa Email Automation Penting dan Apa Manfaatnya?
Email automation bisa menjadi aset krusial atau game-changer untuk strategi bisnis digital kamu.
Berikut manfaat utama dari otomatisasi email yang bisa kamu rasakan!
Kenapa Email Automation Penting dan Apa Manfaatnya?
Dengan email automation kamu bisa mengirim pesan yang lebih sesuai atau pas untuk penerima, contohnya email sambutan otomatis untuk subscriber baru, atau rekomendasi produk berdasarkan histori user atau pelanggan.
Aktivitas ini akan meningkatkan peluang user sebagai pembaca dan penerima pesan untuk lebih merasa dihargai.
Efisiensi waktu dan tenaga
Daripada kamu atau tim harus mengirim email satu per satu secara manual, sistem otomatisasi yang sudah bekerja sesuai aturan yang kita set akan membuat proses pemasaran jauh lebih praktis dan efisien.
Meningkatkan engagement dan konversi
Email yang dikirim tepat waktu, misalnya ketika seseorang meninggalkan keranjang belanja atau setelah user mendaftar, cenderung dibuka dan diklik lebih sering.
Hal itu akan membuka peluang konversi yang lebih tinggi.
Membangun loyalitas dan retensi
Dengan email otomatis, seperti ucapan terima kasih, follow up setelah pembelian, pengumuman produk baru, atau penawaran ulang sebuah produk, kamu bisa menjaga hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Hal itu penting kalau kamu ingin brand-mu terasa konsisten dan dipercaya.
Skalabilitas
Sekali sistem terpasang, kamu bisa menjangkau puluhan, ratusan, bahkan ribuan orang sekaligus, tanpa menambah beban kerja ekstra. Cocok kalau audiensmu jumlahnya banyak dan terus berkembang.
Tentunya ada sisi lain yang perlu diperhatikan, misalnya jangan terlalu sering mengirim email supaya tidak dianggap spam dan pastikan daftar emailmu bersih, serta penerima benar-benar ingin menerima email (sesuai target pasar).
Cara Menggunakan Email Automation
Lalu, bagaimana caranya memakai atau menggunakan email automation?
Berikut ini langkah yang bisa langsung kamu lakukan!
1. Tentukan tujuan kampanyemu dulu
Misalnya, kamu akan menetapkan tujuan kampanye menyambut subscriber baru, membangun loyalitas pelanggan, meningkatkan penjualan, atau re-engagement. Menetapkan tujuan ini penting dilakukan di awal sebelum melakukan pengiriman email ototmatis, supaya alur otomatismu jelas atau terarah.
2. Pilih platform yang cocok
Ada banyak layanan dan alat (tools) untuk email automation, seperti email service provider atau ESP yang mendukung fitur trigger email, segmentasi audiens, dan pengiriman otomatis. Pilihlah tools yang sesuai dengan kebutuhan dan skala bisnismu.
3. Buat daftar kontak dan segmentasi audiens
Jangan kirim pesan ke semua orang dengan satu email. Pisahkan audiens berdasarkan minat, perilaku, atau status, seperti baru daftar, pelanggan lama, belum checkout, dll. supaya emailmu lebih relevan.
4. Tentukan trigger atau pemicu
Trigger ini akan jadi pemicu agar email otomatis terkirim pada pelanggan, contohnya:
- Saat melakukan subscribe
- Saat baru saja membeli produk
- Saat baru saja meninggalkan keranjang
- Saat ulang tahun
- Di waktu tertentu setelah aktivitas seorang pelanggan yang baru saja mengunjungi platform-mu.
5. Rancang alur (workflow) email
Kamu bisa mengatur alur pengiriman email, mulai dari:
- Welcome Email
- Edukasi atau Tips
- Penawaran atau informasi Produk
- Follow-up atau Reminder
Atur waktu dan konten supaya berkesinambungan dan tidak terkesan spammy atau spam.
6. Buat konten yang menarik dan personal
Meski dibuat otomatis, usahakan email terasa personal, relevan, dengan subject menarik dan ajakan tindakan (CTA) yang jelas.
Hal ini akan membuat penerima atau pembaca merasa dihargai dan tidak merasa diperlakukan seperti robot.
7. Pantau dan optimasi
Lihat metrik seperti open rate, click through rate, konversi dan optimalkan kampanye berdasarkan data supaya hasilnya email ototmatisasimu maksimal.
Email Automation Vs Email Marketing Manual, Apa Bedanya?
Kadang orang bingung antara email marketing vs email automation.
Sebenarnya, perbedaan utamanya ada pada sejumlah hal berikut ini!
- Email marketing manual akan membantumu mengirim email secara berkala, misalnya mingguan atau bulanan dan biasanya akan dikirim ke seluruh daftar kontak. Intervensi manusia atau kamu sebagai pengirim sangat dibutuhkan setiap kali melakukan pengiriman email.
- Email automation akan melakukan pengiriman pesan berdasarkan trigger atau aturan dan dijalankan secara otomatis. Pesan yang dikirim bisa sangat personal dan relevan, serta tidak tergantung pada jadwal rutin. Dengan kata lain email automation akan mengirimkan pesan selama ada trigger yang relevan dengan pesan yang akan dikirim serta siapa penerimanya.
Dengan otomatisasi, kamu bisa memadukan skala besar dan personal touch untuk mencapai sesuatu yang sulit diwujudkan kalau semua pesan dikirim secara manual.
Kenapa Email Automation Lebih Disukai?
Sebagai bagian dari generasi yang tumbuh bersama teknologi atau pelaku bisnis seperti kamu akan cenderung lebih menyukai dan menghargai kecepatan, kenyamanan, dan pengalaman digital yang mulus.
Dan hal-hal tersebut mampu dihadirkan dan ditawarkan oleh email automation, sebab
- Interaksi akan jauh terasa lebih personal, tanpa kamu harus repot mengirim pesan secara manual.
- Kemudahan membangun brand atau bisnis secara efisien, sambil tetap terlihat profesional, hidup, dan relevan.
- Kemampuan menjaga engagement dan konversi yang lebih terjaga tanpa harus online 24/7, sehingga cocok untuk gaya hidup aktif.
- Memberi ruang bagi kreativitas dalam membuat konten marketing, sebab kamu bisa fokus pada ide, brand voice, dan estetika, tanpa pusing memikirkan urusan teknis.
Email automation akan membantumu menjalankan strategi pemasaran atau personal branding dengan cara yang effortless, smart, dan tetap relevan dengan target pasarmu.
Makin Yakin Memanfaatkan Email Automation?
Jadi, kalau kamu ingin membawa email marketing ke level yang lebih efisien, relevan, dan berkelas, email automation adalah kuncinya.
Dengan kombinasi trigger yang tepat, konten yang personal, dan alur email yang strategis, kamu bisa membangun relasi, konversi, dan loyalitas tanpa mengabaikan efektivitas.
Memaksimalkan email automation membantu setiap pesan penting untuk pelanggan berjalan lebih efisien dan terukur.
Namun, semua itu akan bekerja jauh lebih optimal bila didukung oleh layanan email yang profesional dan andal.
Layanan email bisnis profesional dari Qwords hadir sebagai pilihan tepat untuk kamu yang ingin tampil lebih kredibel dengan email ber-domain khusus, akses mudah lewat webmail dan mobile apps, dan jaminan uptime 100% serta dukungan 24/7.
Saatnya buat komunikasi bisnismu lebih rapi dan otomatis dengan TITAN Business Email dari Qwords yang siap dorong tranformasi bisnismu!


