Strategi AISAS Marketing: Rahasia Sukses Jualan Online

4 min read

Highlights
  • Memahami AISAS Marketing sebagai evolusi strategi pemasaran yang berfokus pada perilaku konsumen digital (Search & Share).
  • Perbandingan antara model tradisional AIDA dengan AISAS yang lebih relevan dalam menangkap fenomena social proof dan ulasan online.
  • Lima tahapan krusial: Menarik perhatian (Attention), membangkitkan minat (Interest), memfasilitasi riset (Search), mendorong pembelian (Action), hingga memicu testimoni (Share).
  • Pentingnya integrasi aset digital seperti website SEO-friendly dan media sosial untuk memastikan brand tetap muncul saat fase “Search” dilakukan oleh calon pelanggan.

Dunia pemasaran online itu memang jadi ekosistem yang dinamis dan terus berubah.

Apalagi di era dimana konsumen saat ini cenderung aktif mencari informasi sebelum membeli dan tak ragu membagikan pengalaman mereka.

Di sinilah AISAS marketing hadir sebagai strategi modern yang relevan untuk brand yang ingin memasarakan produknya dengan lebih cerdik.

Dalam artikel ini, kita akan urai apa itu model AISAS, bedanya dengan AIDA, langkah-langkah yang aplikatif yang bisa dilakukan, dan contoh penerapannya supaya kamu bisa meningkatkan konversi secara elegan dan efektif.

Apa Itu AISAS Marketing?

AISAS marketing adalah framework pemasaran digital yang menggambarkan perilaku konsumen modern di era internet.

Secara lebih mudah, AISAS merupakan akronim dari

  • Attention: Menarik perhatian audiens
  • Interest: Membangkitkan minat
  • Search: Mendorong konsumen untuk mencari informasi
  • Action: Mendorong tindakan, misalnya pembelian.
  • Share: Mendorong konsumen membagikan pengalaman mereka.

Model ini dikembangkan oleh Dentsu Group Inc. pada 2004 sebagai respon atas perubahan perilaku digital user yang makin aktif berinteraksi dan berbagi informasi di internet.

Kenapa model ini penting untuk kamu pertimbangkan sebagai salah satu strategi marketing yang andal?

Karena dalam digital marketing, konsumen sekarang tidak sekadar melihat dan membeli produk.

Mereka saat ini juga aktif mencari review pelanggan, membandingkan rekomendasi pelanggan lain, lalu berbagi pengalaman mereka sendiri.

Itulah esensi dari strategi AISAS yang bila kamu terapkan saat memasarakan produk atau jasa akan tetap menguntungkan dua belah pihak.

AISAS Vs AIDA: Apa Bedanya?

Kalau kamu sudah familiar dengan strategi marketing AIDA (Attention, Interest, Desire, Action), AISAS memang terlihat mirip.

Tetapi ada satu perbedaan yang membuat dua strategi marketing itu sama-sama penting dan relevan dengan zaman sekarang.

  • AIDA: Fokus pada tahapan perhatian, ketertarikan, keinginan, dan akhirnya mendorong tindakan.
  • AISAS: Menambahkan dua langkah kunci, yaitu Search atau konsumen aktif mencari info dan Share yang bermakna konsumen akan membagikan pengalaman pembelian atau menggunakan jasa atau produkmu.

Ini berarti AISAS lebih relevan untuk era digital, di mana review pelanggan, rekomendasi teman, dan word of mouth online punya dampak besar pada keputusan pembelian.

Strategi Komunikasi Berbasis AISAS Marketing

Berikut roadmap yang bisa dijadikan panduan untuk menerapkan strategi AISAS untuk bisnismu!

1. Attention: Buat Orang Melihatmu Pertama Kali

Tahap awal ini mendorong kamu untuk membuat audiens berhenti scroll dan menyadari eksistensi brand, produk, atau jasa kamu.

Dalam digital context, ini berarti:

  • Iklan yang catchy
  • Visual menarik di feed Instagram/TikTok
  • Headline yang bikin penasaran

Di sini kamu harus stand out di tengah kebisingan konten digital.

Konten kamu tidak boleh hanya sekadar menarik, tapi juga harus punya brand personality yang langsung terasa.

2. Interest: Bangun Ketertarikan yang Sesungguhnya

Sekarang setelah perhatian audiens tertangkap, langkah selanjutnya adalah membangkitkan minat.

Upaya ini bisa kamu lakukan lewat:

  • Deskripsi produk yang jelas dan punya value proposition
  • Storytelling yang relatable
  • Konten yang edukatif dan bukan sekadar jualan

Di fase ini, audiens akan mulai memperhatikan benefit produkmu.

Mereka ingin tahu, “Ini buat apa sih?”, “Bisa bantu selesaiin masalahku ga ya?”.

Nah, kamu bisa jadikan pertanyaan mendasar calon customer itu lewat konten-kontenmu.

3. Search: Biarkan Mereka Menyelami Lebih Dalam

Berbeda dengan model lainnya, tahap Search dalam AISAS mencerminkan perilaku konsumen di era digital yang biasanya sebelum membeli, mereka akan melakukan pencarian informasi, testimoni, dan info tambahan tentang produk atau brand.

Ini artinya kamu harus:

  • Muncul di hasil pencarian dengan SEO yang solid
  • Memiliki konten blog, FAQ, atau video review
  • Mengelola rating dan review di berbagai platform

Kalau mereka menemkan infomasi yang meyakinkan saat search, kemungkinan besar mereka akan convert atau mempertimbangkan pembelian.

Dan yang lebih akurat, kalau pengalaman penggunaan mereka positif, mereka akan membagikan (share) ke orang lain.

Promo

4. Action: Dukung Mereka untuk Belanja

Tahap aksi adalah saat konsumen benar-benar melakukan pembelian.

Tetapi, jangan diartikan hanya meng-klik tombol Buy saja.

Kamu perlu melakukan strategi komunikasi untuk memudahkan mereka dengan:

  • Membuat CTA yang jelas
  • Memberikan akses proses checkout yang mulus
  • Memberikan pilihan pembayaran dan layanan pelanggan yang responsif

Pengalaman membeli yang effortless dan responsif bisa meningkatkan konversi, serta memicu pelanggan untuk kembali lagi.

5. Share: Beri Alasan Untuk Mereka Bicara

Ini fase yang sering kali dilewatkan dalam banyak strategi marketing, yaitu pastikan brand-mu bisa memberi alasan kuat untuk konsumen berbagi pengalaman mereka.

Kamu bisa bantu mereka melakukan hal itu lewat:

  • Permintaan review setelah pembelian
  • Program referral atau reward
  • Konten user generated content (UGC)

Semakin banyak audiens berbagi atau me-review tentang produkmu, entah itu review atau rekomendasi.

Semakin tinggi juga kemungkinan word of mouth yang mengarah pada pelanggan baru.

Contoh AISAS Marketing dalam Dunia Nyata

Bayangkan kamu menjual pakaian atau menjalankan bisnis fashion secara online.

Maka gambaran strategi AISAS yang bisa kamu terapknya, yaitu

  • Attention: Buat ads aesthetic di TikTok/IG yang langsung menarik perhatian.
  • Interest: Produksi konten carousel tentang mix and match produk pakaianmu.
  • Search: Optimasi blog tentang “Cara Pilih Outfit Musim Ini” dan testimonial pelanggan.
  • Action: Pastikan bentuk CTA meliputi “Belanja Sekarang + free ongkir”.
  • Share: Program share di story dengan hashtag brand untuk mendaptakan diskon selanjutnya.

Strategi AISAS ini memiliki kekuatan besar dalam menjalankan digital marketing, karena menggabungkan semua tahapan komunikasi yang relevan dengan perilaku target audiens Gen Z atau generasi lain yang melek internet.

Kenapa AISAS Jadi Strategi Marketing yang Efektif?

Karena model ini mampu:

  • Mengakomodasi perubahan perilaku digital konsumen (search and share).
  • Membantu kamu merancang komunikasi yang lebih interaktif antara brand dan audiens.
  • Mengintegrasikan berbagai kanal, mulai dari SEO, media sosial, review pelanggan, dan rekomendasi organik dari pelanggan.

Dengan memahami dan menerapkan strategi AISAS, kamu bisa membuat bisnis online-mu lebih humanis, berpihak pada konsumen modern yang mengutamakan pengalaman bukan sekadar transaksi, dan melibatkan pengalaman pengguna terhadap brand yang kamu jalankan.

Nah, kalau kamu ingin meningkatkan pengalaman pelanggan terhadap brand yang sedang kamu jalankan.

Saatnya bangun website toko online sendiri supaya performa penjualanmu lebih terjaga.

Yuk bangun website toko online yang SEO-ready dengan penerapan strategi AISAS bersama Qwords!

Puluhan tahun menjadi provider hosting terpercaya yang menyediakan domain cepat, hosting aman, dan dukungan teknis yang solid.

Membuat Qwords siap bantu kamu jadi partner bisnis, apalagi untuk membangun website toko online yang membutuhkan domain dan hosting.

Ratusan ekstensi domain bisa kamu piih sesuai kebutuhan bisnismu, dan beragam paket hosting pun tersedia dengan harga yang menarik.

Kini saatnya segera buat pengalaman jualan online kamu makin strategis dan effortless dengan pilih domain dan hosting untuk web bisnismu hanya di Qwords!

Daftarkan Domain dan Hosting Pilihamu Sekarang!

Pilih Domain dan Hostingmu Sekarang!

FAQ

1. Apakah AISAS Marketing hanya cocok untuk Gen Z?

Tidak. Meski sangat relevan untuk Gen Z yang digital-savvy, AISAS juga efektif untuk generasi lain yang terbiasa mencari informasi online sebelum membeli. Model ini fleksibel dan bisa diterapkan lintas segmen audiens.

2. Apa keuntungan menerapkan AISAS Marketing untuk bisnis?

Beberapa manfaat AISAS Marketing, yaitu

  • Meningkatkan kepercayaan konsumen
  • Mendorong konversi secara lebih natural
  • Memperkuat word of mouth digital
  • Membantu brand membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan

3. Bagaimana cara memulai strategi AISAS Marketing dengan optimal?

Mulailah dengan membangun website dan aset digital yang solid, seperti domain profesional dan hosting yang andal.

Pastikan website kamu SEO-ready, cepat diakses, dan terintegrasi dengan media sosial agar seluruh tahapan AISAS berjalan efektif.

Promo
Zulfa Naurah Nadzifah
Zulfa Naurah Nadzifah Zulfa is a content writer and copywriter who enjoys turning words into ideas that speak. She writes about SEO, branding, and all things digital. For her, writing is a way of talking to the world.
Zulfa Naurah Nadzifah Zulfa is a content writer and copywriter who enjoys turning words into ideas that speak. She writes about SEO, branding, and all things digital. For her, writing is a way of talking to the world.
Highlights Iftar Bundles & Flash Sales: Memanfaatkan waktu kritis menjelang berbuka dan sahur untuk meningkatkan lonjakan transaksi secara instan. Content & Engagement: Strategi User...
Zulfa Naurah Nadzifah Zulfa Naurah Nadzifah
5 min read
Highlights AI marketing membantu kamu mengotomatisasi pemasaran berbasis data untuk meningkatkan ROI dan efisiensi anggaran. Cara kerja AI meliputi pengumpulan data, machine learning, hingga...
Dita Sekar Dita Sekar
3 min read
Highlights Psikologi Arousal & Hook: Viralitas dimulai dengan pemicu emosi yang kuat (haru, lucu, penasaran) dan Curiosity Hook dalam 3 detik pertama untuk menghentikan...
Qonita Dian Lestari Qonita Dian Lestari
3 min read
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

//