Pop up adalah notifikasi atau jendela kecil berisi informasi yang muncul pada layar saat kamu mengakses suatu website maupun aplikasi.
Meski tidak semua website/aplikasi menampilkannya, pop-up memang jadi salah satu cara jitu dalam menyampaikan informasi, entah itu peringatan, promo, dan sebagainya.
Fungsinya sama, untuk menarik perhatian pengguna agar memperhatikan informasi tersebut, sehingga meningkatkan urgensi mereka dalam melakukan tindakan selanjutnya.
Melalui artikel ini, kita akan membahas apa itu pop-up, mulai dari jenis, sampai cara membuatnya.
Apa Itu Pop Up?
Pop up adalah sebuah notifikasi berbentuk jendela baru pada tampilan layar perangkat yang berisi informasi tertentu.
Biasanya, pop-up memiliki tampilan yang beragam tapi pada dasarnya memiliki fungsi yang sama yaitu untuk menyampaikan informasi. Secara istilah, pop up berasal dari bahasa inggris yang berarti “muncul tiba-tiba“.
Dapat disimpulkan, artinya pop up adalah sebuah jendela baru yang muncul tiba-tiba pada layar perangkat dengan beragam tampilan untuk menarik perhatian pengguna agar mau melihat informasi tertentu.
Pop up yang muncul tiba-tiba inilah yang secara sadar atau tidak, membuat kita memberikan perhatian khusus terhadap informasi yang muncul dan biasanya akan membuat interaksi tambahan berupa klik, mengisi form, dan sebagainya
Jika Sahabat Qwords masih belum terbayang apa itu pop up maka bisa lihat gambar di bawah ini sebagai contoh pop up iklan pada Website.

Fungsi Pop Up
Setelah mengetahui apa itu pop-up, maka kita akan membahas tentang fungsinya. Pop-up sendiri memiliki banyak fungsi lain. Berdasarkan jenis informasi yang ingin ditampilkan, pop-up memiliki fungsi sebagai berikut:
1. Menampilkan Peringatan
Fungsi yang paling penting dari pop-up adalah untuk menampilkan peringatan. Pop-up berfungsi untuk menampilkan peringatan dari sistem.
Contohnya, saat kamu hendak membuka sebuah aplikasi namun tidak kunjung terbuka, maka akan muncul sebuah pop up berisi informasi bahwa aplikasi crash atau tidak merespon.
2. Memunculkan Notifikasi
Fungsi paling umum yang menggunakan pop up adalah memunculkan notifikasi atau pemberitahuan, notifikasi yang disampaikan merupakan informasi yang berasal dari sistem atau perangkat.
Biasanya notifikasi yang disampaikan disertai dengan tombol untuk melakukan aksi. Contohnya, pop up konfirmasi sebelum menghapus sebuah file yang terdapat tombol “Ya” atau “Tidak”.
3. Tampilan Menu
Fungsi paling sederhana dari pop-up adalah memunculkan tampilan menu pada layar perangkat kamu.
Contoh sederhananya adalah pop up yang muncul saat kamu melakukan klik kanan pada komputer atau laptop, pop up ini akan memunculkan bilah menu yang akan menginstruksi ke perangkat seperti melakukan copy, paste, atau menambahkan folder baru.
4. Sebagai Media Promosi
Fungsi lainnya dari pop-up adalah sebagai media promosi. Ini umumnya digunakan di website atau aplikasi untuk menampilkan informasi seperti potongan harga, penawaran produk baru, ajakan untuk subscribe newsletter, dan semisalnya
Jenis Pop Up
Selain berfungsi untuk banyak hal, pop up juga ada berbagai jenis. Kira-kira ada apa saja jenis pop up itu? simak penjelasannya di bawah ini:
1. Pop Up Iklan
Jenis pop-up yang paling sering kita temui saat mengunjungi sebuah website adalah pop-up iklan, tentunya sahabat Qwords sangat familiar dengan pop-up jenis ini.
Pop-up iklan menawarkan beragam promosi dari sebuah produk atau jasa, disamping itu biasanya juga digunakan untuk mempromosikan sebuah acara atau event seperti webinar.
Namun, Pop-up ini sering dianggap mengganggu karena menutupi konten yang sedang dibaca, namun biasanya Pop-up iklan ini dilengkapi tombol close untuk menutupnya.
2. Pop Up Aplikasi
Berikutnya, jenis Pop-up yang juga familiar kita temukan adalah Pop-up aplikasi. Pop-up jenis ini sering kita temui di perangkat smartphone.
Pop-up ini menampilkan informasi dari aplikasi tertentu yang sedang digunakan seperti informasi singkat aktivitas, promosi, hingga peringatan seputar kinerja aplikasi tersebut.
Contoh mudahnya seperti di aplikasi WhatsApp. Biasanya, kamu akan menerima notifikasi dari aplikasi setiap ada chat balasan atau panggilan masuk.
3. Pop Up Notifikasi Sistem
Berbeda dengan pop-up aplikasi, pop-up notifikasi sistem menampilkan informasi dari sistem untuk dapat diketahui pengguna. Informasi yang ditampilkan membantu pengguna untuk mendeteksi sebuah aktivitas pada sistem.
Misalnya, pemberitahuan update sistem operasi pada perangkat smartphone atau notifikasi update versi windows pada komputer atau laptop.
Selain menampilkan pemberitahuan dari sistem, pop up ini juga dapat menampilkan status dari setiap aplikasi yang terpasang pada perangkat smartphone ataupun komputer.
4. Pop Up Pengaturan
Salah satu pop up yang juga dekat dengan aktivitas keseharian kita adalah pop up pengaturan, yang menampilkan pilihan opsi instruksi yang bisa dipilih oleh pengguna.
Misalnya saat kamu melakukan klik kanan pada desktop untuk melakukan refresh atau saat kamu menekan tombol wifi yang lama pada smartphone untuk bisa mengakses jaringan wifi pilihan.
5. Pop Up Dialog Box
Berbeda dari yang lainnya, pop up dialog box menampilkan hal yang bersifat konfirmasi ke pengguna. pop up dialog box dirancang untuk meminta konfirmasi aksi atas hal yang dilakukan pengguna.
Misalnya meminta konfirmasi kamu atas tindakan menghapus file di komputer atau laptop, maka akan tampil sebuah konfirmasi dengan pilihan “Ya” atau “Batalkan”.
Cara Membuat Pop Up
Seperti sudah diketahui di atas, banyak fungsi dari Pop up yang dapat mendukung website dan bisnis online kamu berjalan.
Lalu, apakah kamu sudah tahu cara membuat Pop Up?, silahkan ikuti panduan dibawah ini untuk membuatnya.
1. Cara Menampilkan Pop Up di Instagram
Dengan menampilkan pop up di Instagram, berarti memberikan izin ke aplikasi tersebut untuk memunculkan notifikasi ke perangkat pengguna. Untuk mengaktifkannya, ikuti cara berikut:
- Buka aplikasi Instagram dan Login akun.
- Tekan menu Profile.
- Tekan menu ikon 3 garis di sudut kanan atas layar smartphone.
- Pilih menu Notifications.
- Sesuaikan pengaturan notifikasi yang dikehendaki dengan mengaktifkan opsi ON.
2. Cara Menampilkan Pop Up Iklan di Website
Untuk kamu pengguna website WordPress, menampilkan pop up iklan di website dapat dengan mudah dilakukan menggunakan plugin CM Pop-Up Banners for WordPress dengan cara berikut:
- Login ke dashboard WordPress kamu.
- Klik menu Pugins di baris menu sebelah kiri, lalu pilih Add New Plugin.
- Ketik CM Pop-Up Banners for WordPress di kotak pencarian, lalu install dan aktifkan.
- Klik menu CM Pop-Up Banners for WordPress di baris menu sebelah kiri.
- Kemudian pilih Add New Campaign untuk membuat konten iklan yang akan ditampilkan berupa pop up.
- Selanjutnya, kamu bisa melakukan konfigurasi tambahan, jika sudah lalu klik Publish untuk menampilkan pop up di website.
Singkatnya, pop up adalah sebuah elemen yang muncul secara tiba-tiba dalam bentuk jendela baru sehingga menarik atensi dari pengunjung yang memiliki fungsi untuk menampilkan sebuah informasi.
Dengan banyaknya jenis pop up seperti notifikasi, penawaran promosi, atau form subscribe, pop up efektif untuk meningkatkan konversi dari pengunjung menjadi pelanggan.
Pop up perlu didesain semenarik mungkin dan mobile friendly agar pengguna dapat memahami informasi didalamnya dengan baik.
Bagaimana, apakah Sahabat Qwords sudah paham tentang apa itu pop up, fungsi, jenisnya? Kalau kamu masih bingung, tinggalkan pertanyaanmu di kolom komentar, ya!


