DomainTips
  • 5 mins read

Cegah Domain Hijacking: 5 Fitur Keamanan Domain Wajib Punya

Highlights
  • Registry Lock adalah perlindungan utama untuk mengunci perubahan data domain tanpa verifikasi manual dari pihak registrar dan registry.
  • Two-Factor Authentication (2FA) memberikan proteksi ganda pada akun login untuk mencegah akses ilegal meskipun password telah tersebar.
  • Penggunaan WHOIS Privacy sangat penting untuk menyembunyikan data pribadi pemilik domain dari database publik.
  • Keamanan teknis lainnya yaitu Transfer Secret Code (EPP Code) dan aktivasi fitur Auto-Renewal.
  • Qwords menyediakan sistem keamanan berlapis untuk setiap domain.

Ancaman siber seperti domain hijacking atau pencurian domain memang makin sering terjadi, terutama terhadap nama domain yang punya nilai brand tinggi atau trafik besar.

Tapi tenang! Dalam ulasan kali ini akan kita bahas bagaimana cara mencegah domain hijacking lewat 5 fitur keamanan domain yang wajib kamu aktifkan dan cara kerjanya agar domain kamu tetap aman.

Yuk kita mulai bahas!

5 Fitur Keamanan Domain untuk Cegah Domain Hijacking

1. Registry Lock

Cara cegah terjadinya domain hijacking yang pertama adalah dengan mengaktifkan registry lock. Registry Lock adalah lapisan keamanan ekstra yang membuat domain kamu “tidak bisa disentuh” sembarang pihak tanpa verifikasi manual dari registrar dan registry.

Cara kerjanya:

  • Setelah diaktifkan, Registry Lock akan mengunci semua perubahan penting termasuk transfer domain kepada pihak lain.
  • Untuk melepaskannya, kamu harus melalui proses verifikasi langsung dengan registrar, biasanya lewat support ticket atau konfirmasi identitas.

Ini berarti, bahkan jika si penyerang punya akses akun registrarmu, mereka tetap tidak bisa transfer domain keluar.

Tipsnya, pastikan fitur ini aktif di setiap domain bernilai tinggi yang kamu miliki saat ini.

2. Two Factor Authentication (2FA)

Password saja tidak cukup lagi di zaman sekarang. Mengaktifkan Two-Factor Authentication (2FA) penting juga dilakukan untuk memberikan proteksi tambahan yang sulit ditembus cyber threats.

Cara kerjanya:

  • Selain password, kamu harus memasukkan kode unik yang dikirim lewat aplikasi autentikator (seperti Google Authenticator) atau SMS.
  • Bila hacker mencuri passwordmu, dia tetap perlu punya 2FA token untuk masuk. Jadi, proteksi domainmu lebih tebal.

Tips untuk memperkuat keamanan domainmu:

  • Gunakan aplikasi autentikator dibanding SMS, karena lebih aman dari serangan SIM swap.
  • Simpan kode cadangan di tempat aman.

Dengan 2FA aktif, peluang domainmu diretas pun jadi jauh lebih kecil.

3. Transfer Secret Code (EPP Code)

Saat kamu ingin memindahkan domain ke penyedia lain, misalnya untuk upgrade layanan, kamu akan memerlukan EPP code atau Transfer Secret Code.

Kenapa aspek ini penting untuk cegah domain hijacking? EPP code itu ibarat password yang hanya diperlukan kalau kamu ingin memindahkan domain dari satu registrar ke registrar lain.

Jika kode ini bocor atau disimpan sembarangan (misalnya di email tanpa proteksi), maka hacker bisa memulai proses transfer tanpa sepengetahuanmu.

Tipsnya:

  • Jangan simpan EPP code di email biasa apalagi yang mudah diretas. Simpan datanya di password manager terenkripsi.
  • Hanya generate atau buka kode ini ketika benar-benar dibutuhkan dan hapus setelah selesai.

4. Whois Privacy

Sebelum adanya WHOIS privacy, siapa pun bisa melihat nama, email, dan alamat kamu melalui database WHOIS publik, yang sayangnya bisa dimanfaatkan untuk phishing atau social engineering.

Nah, untuk menambah keamanan domainmu, kini kamu perlu juga mengaktifkan WHOIS Privacy.

Cara kerjanya:

  • WHOIS privacy akan menggantikan informasi kontak asli kamu dengan detail proxy dari registrar.
  • Email pun tetap bisa diteruskan lewat sistem forwarder, tapi identitas asli kamu tetap disembunyikan.

Dengan kondisi data pribadi yang tersembunyi, penjahat akan sulit memulai serangan yang menargetkan domainmu melalui informasi kontak publik.

5. Domain Auto Renewal dan Email Security

Banyak domain yang kadang hilang atau lenyap begitu saja bukan karena dicuri, tapi karena lupa diperpanjang masa aktifnya. Oleh karena itu jangan lupa aktifkan domain renewal dan email security.

Fitur auto renewal akan memastikan domain kamu diperpanjang otomatis ketika masa aktifnya hampir habis.

Tapi, mengaktifkan fitur auto renewal saja tidak cukup, kamu perlu email yang aman sebagai kunci utama. Pastikan bahwa email yang terhubung dengan akun registrar tidak mudah diretas.

Aktifkan juga 2FA untuk email tersebut, dan gunakan email khusus untuk urusan domain, bukan email personal atau yang sama seperti sosial media.

Tipsnya:

  • Cek berkala tanggal kadaluarsa domainmu.
  • Aktifkan notifikasi dan auto renew agar domain tetap aktif.

Makin Paham Cara Cara Cegah Domain Hijacking?

Usaha mencegah domain hijacking tidak bisa dilepaskan dari sejumlah kombinasi pengaktifan dan pemaksimalan fitur keamanan serta privasi yang dimiliki domain.

Kamu bisa melakukan langkah berikut ini agar domainmu terjaga dari pencurian:

  • Aktifkan Registry Lock
  • Gunakan 2FA pada akun registrar dan email
  • Jaga kerahasiaan Transfer Secret Code (EPP)
  • Privasi data dengan WHOIS Privacy
  • Perhatikan Domain Renewal dan keamanan email

Dengan langkah-langkah di atas, kamu tidak hanya menjaga aset digital tetapi juga menciptakan pengalaman online yang lebih aman demi tujuan bisnis atau aktivitas digitalmu jangka panjang.

Nah, kalau kamu ingin meningkatkan keamanam lebih untuk domain dan brand online kamu, Qwords menyediakan domain dengan sistem keamanan berlapis mulai dari privasi WHOIS, transfer lock sampai monitoring security lengkap.

Amankan Domain Incaranmu Di Sini

Cukup sekali pilih domain di Qwords, kamu sudah dapat perlindungan berlapis yang bikin hati tenang saat berbisnis maupun berkantor di internet.

Kini saatnya pilih domain berkualitas, lindungi aset digital kamu, dan bangun kehadiran online yang aman, profesional, dan tenang bersama Qwords!

Sumber:


Cari nama domain murah dari 500+ ekstensi domain dan onlinekan bisnis kamu dengan layanan web hosting terbaik di Indonesia dari Qwords.

Zulfa Naurah Nadzifah

Zulfa is a content writer and copywriter who enjoys turning words into ideas that speak. She writes about SEO, branding, and all things digital. For her, writing is a way of talking to the world.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *