Pernah frustrasi karena situs yang ingin kamu kunjungi malah terpampang blokir Internet Positif? Mungkin kamu akan langsung cari solusi instan seperti “cara buka internet positif”, “proxy gratis” atau “web proxy gratis” di search engine.
Namun, mana cara yang benar-benar aman? Apakah cara yang paling “cepat” juga merupakan cara yang paling “aman”?
Mari kita bedah risiko di balik proxy dan bagaimana cara buka blokir situs yang tepat secara lengkap di sini.
- Web proxy gratis memiliki risiko tinggi terhadap pencurian data (phishing) dan penyisipan malware karena tidak adanya enkripsi data.
- Tutorial setting proxy manual di Google Chrome dan HP Android, serta alternatif penggunaan DNS Pribadi (Cloudflare/Google) untuk resolusi situs.
- Proxy vs DNS: DNS pribadi kecepatannya lebih stabil dibanding proxy, namun tidak menyembunyikan alamat IP asli pengguna dari ISP.
- Keunggulan VPN: VPN memberikan enkripsi tingkat tinggi pada seluruh sistem perangkat, bukan hanya pada browser saja.
- Layanan Diego VPN dari Qwords yang berbayar namun terjangkau menawarkan stabilitas koneksi dan dukungan teknis 24/7 untuk privasi total.
Tutorial: Cara Setting Proxy (Manual & Browser)
Sebelum masuk ke analisis keamanan, bagi kamu yang ingin mencoba metode manual, berikut adalah panduan cara setting proxy yang bisa kamu terapkan:
1. Cara Setting Proxy di Google Chrome
- Buka Chrome, klik titik tiga > Settings.
- Masuk ke menu System di bilah kiri.
- Klik Open your computer’s proxy settings.
- Aktifkan Manual Proxy Setup, masukkan alamat IP dan port, lalu klik Save.
2. Cara Setting Proxy di HP Android
- Buka Settings > Wi-Fi.
- Tekan lama Wi-Fi yang tersambung > Modify Network.
- Di Advanced Options, ubah Proxy ke Manual, masukkan data server, lalu simpan.
Bahaya di Balik Proxy Gratis
Akses instan melalui web proxy gratis memang terasa mudah, namun ketika kamu mengalirkan data melalui server yang tidak jelas pengelolanya, kamu harus siap dengan risiko besar.
Berikut adalah beberapa alasan mengapa kamu harus berpikir dua kali sebelum menggunakan layanan proxy gratisan:
1. Risiko Pencurian Data & Phishing
Banyak layanan proxy gratis yang sengaja dibuat untuk melakukan serangan Man-in-the-Middle. Mereka bisa mengintip data yang kamu kirimkan, termasuk username dan password.
Data internal Qwords menunjukkan bahwa kueri seperti “cara mengetahui hp disadap” atau “cara hack” tetap tinggi peminatnya, karena banyak pengguna baru menyadari keamanannya terkompromi setelah menggunakan alat yang tidak kredibel.
2. Penyisipan Iklan dan Malware
Pernahkah kamu merasa browser jadi penuh iklan aneh setelah memakai proxy? Pemilik server gratis sering kali menyisipkan script iklan atau bahkan malware ke dalam traffic kamu untuk mendapatkan keuntungan.
3. Koneksi Tidak Stabil
Server proxy seringkali lambat saat akses situs seperti streaming video atau video call karena datamu tidak langsung diarahkan ke tujuan, melainkan harus melewati proxy dahulu yang menambah ‘jarak’ perjalanannya (intermediary hop).
Selain itu, banyak proxy gratisan juga mengalami overload pengguna yang menyebabkan limit bandwidth, sehingga dapat mengganggu pengalaman bermain game atau berkomunikasi.
Intinya, jika kamu tidak membayar untuk produknya, maka “datamu” adalah produknya. Memilih VPN murah namun resmi jauh lebih bijak daripada mempertaruhkan keamanan akun perbankan atau privasi pribadimu demi akses gratis sesaat.
Solusi Selain VPN: Menggunakan DNS Pribadi
Berbeda dengan proxy yang bertindak sebagai perantara data, DNS pribadi seperti Cloudflare atau Google DNS bekerja dengan cara mengubah jalur resolusi alamat situs yang kamu tuju.
Cara mengganti DNS menjadi DNS pribadi di Windows adalah sebagai berikut:
- Klik Start pada menu bar di bawah. Lalu, klik Settings.
- Pilih menu Network & Internet.
- Pilih Ethernet pada panel di sebelah kiri. Lalu, klik Ethernet di bagian atas.
- Klik Edit pada bagian IP settings. Lalu, pilih Manual pada window yang muncul.
- Pilih IPv4 atau IPv6 sesuai kebutuhan kita.
- Masukkan IP Address utama berikut ini (pilih sesuai keinginan) di bagian Preferred DNS.
- Cloudflare: 1.1.1.1
- DNS Google: 8.8.8.8
- OpenDNS: 208.67.222.222
- Masukkan IP Address alternatif berikut di bagian Alternate DNS, bisa sama atau berbeda dengan IP Address utama.
- Cloudflare: 1.0.0.1
- DNS Google: 8.8.4.4
- OpenDNS: 208.67.220.220
- Jika sudah sesuai semua, klik Save. Lalu, restart PC kamu.
Kelebihan DNS ini adalah memiliki kecepatan lebih stabil, keamanan lebih baik, dan tidak perlu instalasi dibandingkan proxy.
Sayangnya, kekurangan DNS adalah ia tidak akan menyembunyikan alamat IP asli kamu. Artinya, aktivitasmu masih bisa terlihat oleh penyedia layanan internet (ISP) dan identitas digitalmu tidak sepenuhnya tertutup.
Untuk privasi total, kamu butuh lebih dari proxy atau DNS.
Mengapa VPN Lebih Baik dari Proxy?
Agar kamu tidak salah pilih strategi dalam mencari cara buka blokir situs, lihat tabel komparasi proxy dan VPN di bawah ini:
| Perbandingan | Proxy (Gratis/Web) | VPN (Virtual Private Network) |
| Enkripsi Data | Tidak Ada. Data dikirim secara polos, sangat rawan penyadapan oleh pemilik server. | Enkripsi full, bukan hanya browser. Menggunakan protokol keamanan (seperti AES-256) untuk mengacak data. |
| Cakupan Proteksi | Hanya Browser. Hanya bekerja pada aplikasi tempat proxy disetting (misal: Chrome saja). | Seluruh Sistem. Mengenkripsi semua koneksi internet di perangkat, termasuk aplikasi dan game. |
| Kecepatan | Lambat. Sering kelebihan beban karena server digunakan massal secara gratis. | Stabil. Tergantung penyedia, namun umumnya jauh lebih lancar untuk streaming. |
| Privasi IPIP | Terbuka. Sering kali bocor (leaking) dan lokasi asli masih bisa terlacak oleh ISP. | Anonimitas Tinggi. Menyembunyikan IP asli secara total dengan terowongan enkripsi aman. |
Kenapa Diego VPN Solusi “Lebih Baik” untuk Buka Blokir?
Setelah membandingkan berbagai metode, jelas bahwa untuk kamu yang mengutamakan keamanan dan stabilitas, menggunakan VPN adalah pilihan bijak.
Diego VPN dari Qwords hadir sebagai jawaban bagi kamu yang mencari vpn murah namun dengan kualitas server berstandar korporat
Ini alasan kenapa kamu perlu beralih ke VPN:
- Proses Aktivasi Kilat: Diego VPN dirancang untuk pengguna umum dengan aktivasi cepat dan antarmuka yang ramah pengguna.
- Koneksi Private dan Aman: Menggunakan enkripsi tingkat tinggi yang memastikan data pribadimu tidak bisa diintip siapapun.
- Kecepatan Stabil: Berbeda dengan proxy, infrastruktur Diego VPN terhubung langsung ke IXP (Internet Exchange Point) dan jaringan global untuk performa maksimal.
- Harga Terjangkau: Perlindungan premium mulai dari Rp20 ribuan per bulan.
- Dukungan Multiple Login: Salah satu fitur unggulan Diego VPN adalah dukungan Additional Extra Users. Satu akun bisa untuk berbagai perangkat sekaligus.
- Support Teknis 24/7: Jika mengalami kendala saat bermain game atau akses situs luar negeri, tim ahli kami siap membantu kapan saja—layanan yang tidak akan kamu dapatkan pada proxy gratis.
Proxy mungkin cocok untuk kebutuhan akses sesekali yang tidak bersifat pribadi, tetapi sangat berbahaya untuk keamanan data jangka panjang. Jangan korbankan data pribadi kamu demi gratisan.
Diego VPN memastikan bahwa saat kamu mengakses situs video call random atau melakukan transaksi perbankan, data kamu tetap menjadi milikmu sepenuhnya.
Dapatkan akses internet cepat, stabil, dan aman tanpa takut blokir dengan Diego VPN. Lindungi privasimu sekarang juga!

