Server
  • 5 mins read

Cara Install Ubuntu Server [Lengkap]

Langkah lengkap cara install Ubuntu Server 24.04 LTS. Panduan teknis tanpa GUI, setting SSH dan jaringan di VPS KVM Qwords. Cek di sini!

Highlights
  • Efisiensi Maksimal: Ubuntu Server dirancang tanpa antarmuka grafis (GUI) bawaan agar seluruh sumber daya CPU dan RAM fokus pada beban kerja server, menjadikannya sangat ringan dan stabil.
  • Jaminan Keamanan (LTS): Memilih versi Long Term Support (LTS) diperlukan untuk mendapatkan pembaruan keamanan hingga 5-10 tahun ke depan tanpa perlu sering melakukan upgrade sistem.
  • Manajemen Fleksibel: Penggunaan LVM (Logical Volume Manager) saat instalasi memudahkan ekspansi kapasitas penyimpanan di masa depan tanpa harus memformat ulang partisi.
  • Akses Remote Aman: OpenSSH adalah komponen wajib agar server bisa dikelola dari jarak jauh dengan aman melalui terminal komputer pribadi.
  • Solusi Infrastruktur: Untuk kebutuhan produksi yang andal, menjalankan Ubuntu Server di Cloud VPS KVM Qwords memberikan stabilitas tinggi dengan fitur Web Console sebagai pintu darurat akses.

Pernah merasa bingung saat harus menyiapkan lingkungan produksi untuk aplikasi yang baru kamu buat?

Memahami langkah-langkah cara install Ubuntu Server adalah syarat dasar bagi siapa pun yang ingin serius di dunia IT.

Simak selengkapnya bagaimana membangun fondasi sistem yang stabil dan efisien langsung dari akarnya.

Apa itu Ubuntu Server?

Singkatnya, Ubuntu Server adalah sistem operasi berbasis Linux yang dikembangkan khusus untuk menjalankan layanan jaringan, database, hingga infrastruktur cloud.

Berbeda dengan versi Desktop yang biasa kamu lihat, Ubuntu Server tidak menyertakan antarmuka grafis (GUI) secara bawaan. Tujuannya agar seluruh tenaga dari perangkat keras (CPU dan RAM) bisa fokus 100% untuk menjalankan tugas berat tanpa terbebani oleh visual yang tidak perlu.

Inilah alasan mengapa sistem ini dikenal sangat ringan dan memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi dibandingkan sistem operasi umum lainnya.

Cara Install Ubuntu Server

Proses instalasi ini sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan, asalkan kamu mengikuti urutannya dengan benar.

Kamu bisa mencoba cara install ubuntu server di VirtualBox untuk latihan, atau langsung menerapkannya pada server fisik.

1. Persiapan perangkat dan media

Sebelum masuk ke tahap teknis, pastikan perangkat yang dibutuhkan sudah lengkap. Untuk penggunaan jangka panjang, pilih versi Install Ubuntu Server 22.04 LTS / 24.04.

Label “LTS” (Long Term Support) ini penting karena menjamin kamu tetap mendapatkan pembaruan keamanan hingga bertahun-tahun ke depan tanpa perlu sering melakukan upgrade sistem besar-besaran.

Spesifikasi yang perlu kamu siapkan:

  • Resource: Minimal RAM 1 GB dan penyimpanan 5 GB. Namun, jika kamu menggunakan VPS untuk install ubuntu server untuk kebutuhan aplikasi khusus, sebaiknya siapkan spek 2 GB RAM ke atas.
  • Installer: Unduh file ISO resmi. Jika menggunakan server fisik, siapkan USB drive untuk dijadikan media bootable. Di Qwords, proses ini lebih simpel karena kamu bisa langsung memilih image sistem operasi dari panel kontrol.
  • Jaringan: Pastikan koneksi internet stabil agar installer bisa mengunduh patch keamanan terbaru selama proses berlangsung.

2. Membuat bootable USB

Bagi pengguna Windows, Rufus masih menjadi alat paling praktis. Caranya:

  1. Hubungkan USB minimal 8 GB ke laptop.
  2. Buka Rufus, pilih perangkat USB kamu, lalu klik Select untuk mengambil file ISO Ubuntu yang sudah diunduh tadi.
  3. Klik Start dan tunggu sampai indikator berubah menjadi hijau.

3. Tahap eksekusi instalasi

Hubungkan media instalasi ke server dan lakukan booting. Navigasi di sini sepenuhnya menggunakan keyboard (panah, Tab, dan Enter).

  • Bahasa & Keyboard: Pilih English untuk memudahkan pencarian tutorial jika sewaktu-waktu terjadi kendala teknis.
  • Tipe Instalasi: Untuk kebanyakan orang, pilih versi standar. Versi Minimized hanya disarankan jika kamu benar-benar ingin membangun sistem yang sangat spesifik dari nol.
  • Penyimpanan (Storage): Pilih opsi “Use an entire disk”. Sangat disarankan untuk mengaktifkan LVM (Logical Volume Manager). Fitur ini menyelamatkan hidupmu di kemudian hari saat kapasitas disk penuh dan kamu perlu menambah ruang tanpa pusing urusan partisi manual.
  • Profil User: Buat username dan password. Jangan lupa beri tanda centang pada opsi Install OpenSSH Server. Tanpanya, kamu bakal kesulitan mengakses server dari jarak jauh.

Setelah semua selesai, pilih Reboot. Jika muncul perintah untuk mencabut media instalasi, segera lepas USB kamu lalu tekan Enter.

4. Setting jaringan (Netplan)

Terkadang DHCP tidak memberikan konfigurasi yang kita mau. Di Ubuntu, urusan ini dikelola oleh Netplan. Kamu bisa menyunting konfigurasinya dengan perintah:

sudo nano /etc/netplan/01-network-manager-all.yaml

Masukkan alamat IP, gateway, dan DNS sesuai kebutuhan. Setelah disimpan, jalankan sudo netplan apply agar perubahan langsung aktif.

5. Akses SSH dan VNC

Mengelola server paling enak dilakukan lewat terminal komputer pribadimu. Pastikan SSH aktif dengan perintah:

sudo systemctl enable ssh && sudo systemctl start ssh

Jika kamu tetap merasa butuh tampilan visual untuk aplikasi tertentu, kamu bisa mencoba cara menjalankan Ubuntu Server dengan GUI menggunakan VNC.

Instal paket dasarnya:

sudo apt-get install -y vnc4server xfce4 xfce4-goodies

Lalu jalankan vncserver untuk memulai sesi grafis pertamamu.

Cara Agar Tidak Terkunci SSH di Server

Kesalahan konfigurasi SSH atau Firewall sering kali membuat kita kehilangan akses ke server. Gunakan strategi “Terminal Cadangan”: jangan pernah menutup koneksi yang sedang aktif sebelum kamu berhasil login di terminal baru menggunakan pengaturan yang baru diubah.

Jika kamu menggunakan layanan Qwords, kamu punya keuntungan berupa fitur Web Console. Ini adalah “pintu darurat” jika akses SSH kamu terblokir total karena salah setting firewall.

VPS Unggulan untuk Menjalankan Ubuntu Server

Ubuntu Server adalah pilihan cerdas untuk kamu yang butuh stabilitas. Dengan mengikuti panduan ini, kamu sekarang punya fondasi sistem yang siap digunakan untuk berbagai keperluan.

Untuk performa yang tetap konsisten dan bantuan teknis yang siap sedia, Cloud VPS KVM Qwords bisa menjadi opsi infrastruktur yang sangat terjangkau untuk meng-online-kan proyekmu sekarang juga.

Cek VPS Qwords Di Sini
Qonita Dian Lestari

Qonita is an introverted digital marketing executor and IT enthusiast with 6 years experience dedicated as a SEO content specialist, focusing on weaving credible data, creative insights, and marketing techniques to convey brand's true values through thoughtful narratives that reach the right audience.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *