Sahabat Qwords pernah bertanya-tanya tentang keaslian teks, foto, bahkan video yang kamu lihat, apakah dibuat oleh manusia atau hasil dari AI?
Sebenarnya tak ada masalah dengan hal tersebut, tetapi penting juga untuk kamu ketahui bagaimana cara mencermati apakah teks, foto, atau video itu benar buatan manusia atau hasil AI.
Yuk kita kupas 7 cara mendeteksi AI berikut ini, supaya kamu makin paham bagaimana pola teks, foto, dan video buatan AI!
Cara Mendeteksi AI (Metode dan Alat)
1. Analisis Pola dan Struktur Teks

Seringkali, AI digunakan untuk menghasilkan sebuah tulisan untuk tujuan khusus yang membuat siapa saja kini makin termudahkan.
Nah, dalam poin pertama ini kita akan membahas upaya untuk mendeteksi AI pada tulisan atau teks.
Pertama, perhatikan pola yang tidak biasa seperti gaya bahasa yang biasanya jika sebuah tulisan dihasilakan dengan AI, akan sangat konsisten atau seragam.
Kemudian, perhatikan kesalahan kontekstual minor yang biasanya manusia jarang lakukan atau kalimat yang terasa generik.
Alat seperti GPTZero bisa membantumu mendeteksi sebuah tulisan AI dengan algoritma khusus yang memang dirancang untuk mendeteksi teks hasil generating kecerdasan buatan.
Untuk tahap atau cara mendeteksi tulisan AI, lakukan sejumlah hal berikut.
- Cek repetisi kata-kata yang tak umum, apakah sesuai dengan bahasa yang biasa kamu gunakan atau ada istilah-istilah aneh yang kadang dihasilkan juga oleh AI
- Cek koherensi logis antar kalimat, sebab kadang AI membuat susunan kalimat yang tidak logis
- Gunakan detektor teks AI (termasuk plagiarisme). Perlu kamu ingat bahwa hasil deteksi tidak akan bisa 100% akurat, setidaknya alat tersebut bisa membantumu mengindikasi apakah sebuah teks masih punya cita rasa manusia atau murni terasa robot
2. Gunakan Alat Deteksi Khusus

Selanjutnya, kamu bisa menggunakan alat deteksi khusus untuk melihat apakah sebuah teks, foto, bahkan video merupakan hasil generatin AI.
Berikut ini pilihan alatnya yang sudah dikelompokkan berdasarkan berdasarkan fungsi, teks, gambar, musik atau lagu, video, dan multimodal:
Teks:
- GPTZero: Alat khusus yang dirancang untuk mendeteksi apakah sebuah teks yang dikoreksi dibuat oleh model AI.
- QuillBot AI Detector: Menyediakan deteksi konten AI untuk teks dan cocok untuk kamu yang berporofesi sebagai seorang penulis atau tim penerbitan.
- Notegpt AI Detector: Alat gratis online yang bisa kamu gunakan untuk memeriksa teks dengan cepat tanpa harus login.
- Winston AI: Alat deteksi teks yang diklaim mempunyai akurasi hingga 99,98% dalam mendeteksi konten AI seperti ChatGPT dan mendukung bahasa Indonesia.
- GPTZero: Alat khusus ini dirancang untuk mendeteksi apakah sebuah teks yang dikoreksi dibuat oleh AI.
Gambar atau Foto:
- Sightengine AI Image Detector: Alat ini bisa mendeteksi apakah sebuah gambar dihasilkan oleh AI tanpa watermark.
- Decopy AI Image Detector: Alat deteksi gambar lainnya yang bisa digunakan untuk memeriksa foto hasil AI.
- Copyleaks AI Content Detector: Platform ini menggabungkan deteksi konten AI dan plagiarisme yang cocok untuk institusi dan media editorial yang ingin mendeteksi keoriginalan sebuah konten.
- TheDetector: Web gratis ini memungkinkan kamu untuk mendeteksi apakah sebuah gambar atau video dibuat oleh AI. Kamu juga bisa menggunakannya sebagai ekstensi browser untuk mendukung deteksi gambar atau video.
Video, Audio, atau Musik:
- DeepMatch: Alat ini bisa membantumu untuk mendeteksi musik atau lagu yang kemungkinan dihasilkan oleh AI dengan cara unggah file audio dengan format MP3, WAV, atau FLAC. Kemudian, sistem akan melakukan analisis terhadap data itu untuk menentukan apakah video, audio, atau musik itu dihasilkan dengan bantuan AI atau tidak.
- AI Music Detector oleh Sightengine: Tool ini bisa membantumu mendeteksi lagu secara otomatis, apakah diproduksi dengan bantuan AI atau tidak.
- Hive Moderation atau Deepware: Tools yang bisa membantumu mendeteksi video, termasuk deepfake audio-video
- Deezer: Platform yang sudah menerapkan sistem deteksi otomatis konten musik yang diduga dihasilkan menggunakan AI.
- DIVID (Diffusion generated Video Detector): Alat ini bisa kamu gunakan untuk mendeteksi video yang dihasilkan oleh AI dengan akurasi tinggi hingga 93,7 % dan akan sangat berguna untuk mendeteksi apakah sebuah video dihasilkan oleh kecerdasan buatan.
Multimodal atau Kombinasi:
- Copyleaks AI Content Detector: Platform ini menggabungkan deteksi konten AI dan plagiarisme yang cocok untuk institusi ataupun media editorial yang ingin mengecek keaslian tulisan.
- AI or Not: Alat deteksi multimodal ini bisa digunakan untuk mengecek teks, gambar, musik hingga video. Kamu juga bisa menggunakannya untuk memverifikasi media kompleks yang mungkin dibuat oleh AI.
- Notegpt AI Detector: Alat gratis ini bisa kamu akses secara online dan bisa kamu dapatkan untuk memeriksa teks hingga gambar secara cepat tanpa harus login.
- SynthID Detector oleh Google DeepMind: Portal verifikasi multimodal dari Google ini sangat bermanfaat untuk mendeteksi konten, mulai dari gambar, audio, video, hingga teks yang bisa membawa watermark generatif AI.
Itulah sejumlah tool yang bisa kamu gunakan untuk melihat atau mendeteksi teks, gambar, atau video buatan AI.
3. Periksa Metadata dan Artefak Digital

Pada tahap berikutnya, bila kamu ingin juga mengetahui apakah sebuah gambar atau video dihasilkan dengan AI atau benar-benar buatan manusia. Periksa metadata gambar atau video (jika masih tersedia) dan artefak digital seperti distorsi kecil atau pixel yang tidak wajar.
Contohnya, kamu bisa memanfaatkan tool SynthID Detector dari Google DeepMind yang bisa memeriksa apakah sebuah gambar atau video membawa watermark digital atau penanda buatan AI.
Tanda khas yang biasanya akan kamu termukan, yaitu pencahayaan aneh, bayangan tidak konsisten, tangan yang tampak aneh dan biasanya akan sering muncul pada deepfake.
Khusus untuk mendeteksi sebuah musik atau lagu, apakah diproduksinya menggunakan kecerdasan buatan atau tidak. Kamu bisa mengecek adakah ada tanda-tanda, seperti suara vokal atau instrumen yang terasa terlalu sempurna, loop atau pola yang berulang, atau transisi yang kurang organik. Tanda-tanda itu bisa menunjukkan bahwa analisis struktural musik, mulai dari melodi, ritme, hingga audio bisa jadi indikator apakah musik itu dibuat degan bantuan AI atau bukan.
4. Bandingkan dengan Sumber Asli atau Verifikasi Konteks
Salah satu cara mendeteksi tulisan AI atau cara mendeteksi AI untuk kebutuhan akademik, misalnya tugas atau skripsi adalah dengan membandingkan konten yang diajukan atau diterima dengan sumber yang mungkin menjadi rujukannya.
Kamu bisa mengecek, apakah ada fakta yang dipelintir atau dimanipulasi?
Apakah gaya menulis yang kamu baca atau terima jauh berbeda dari penulis sebelumnya. Atau bahkan mirip, sampai-sampai tidak diubah?
Nah, kamu bisa mencurigai tulisan atau teks tersebut dengan cara mendeteksi AI di Turnitin.
Namun, sebagian besar sistem seperti Turnitin hanya akan menganalisis plagiarisme teks dan belum secara spesifik mengdefinisikan apakah sebuah tulisan atau teks ditulis oleh AI.
Oleh karena itulah, kamu butuh kombinasi tool deteksi AI dan mengauditnya manual agar sebuah teks yang sedang kamu koreksi atau bahkan tulis, akan lebih aman.
Di sisi lain, kamu juga perlu untuk melakukan pengecekan pada musik atau lagu yang diduga dihasilkan oleh AI. Kamu bisa mengecek apakah pencipta musik menyebut memakai AI atau tidak dengan melihat distribusi resminya di platform besar. Jika ada ketidaksesuaian, maka bisa lagu itu dihasilkan dengan bantuan AI.
5. Cek Kesalahan atau Inkoherensi yang Tidak Lazim
AI generated content sering kali sangat halus untuk dilacak secara kasat mata, tapi akan tetap kamu temui kesalahan yang manusia jarang lakukan secara sengaja seperti fakta yang tidak logis, ketidaksesuaian konteks budaya atau bahasa, bahkan transisi antar paragraf yang dalam sejumlah hasil terasa tidak masuk akal.
Berikut ini cara mendeteksi AI di Word yang bisa kamu aplikasikan untuk mengecek apakah sebuah dokumen MS Word yang kamu terima murni dibuat oleh pengirim atau hasil generating AI.
Pertama, aktifkan pelacakan perubahan dan bandingkan dengan gaya tulisan sebelumnya.
Jika ada lonjakan gaya mendadak, bisa jadi tulisan atau teks itu dihasilkan menggunakan AI.
Sementara untuk musik atau lagu yang diduga dihasilkan oleh AI, biasanya memiliki pola atau rima yang berulang. Alih-alih terdengar natural, suara manusia yang menyanyikannya malah terkesan robotik. Dan ada kesan campuran genre yang kurang natural dalam lagu atau musik itu.
6. Deteksi Gambar dan Video Deepfake
Untuk visual, ada pendekatan khusus yang bisa kamu terapkan berikut ini
- Untuk gambar, gunakan detektor gambar AI seperti AI or Not, Decopy AI Image Detector, atau AI Image Detector.
- Untuk video atau audio, kamu bisa gunakan tool seperti Deepware atau Hive Moderation yang bisa mendeteksi manipulasi video atau deepfake.
- Sementara untuk mendeteksi lagu atau musik yang diduga dihasilkan oleh AI, kamu bisa menggunakan tool seperti AI Music Detector atau DeepMatch dengan cara mengunggah file format MP3/WAV/FLAC. Kemudian, sistem akan menganalisis pola audio, apakah digenerating oleh AI atau tidak.
- Biasanya, akan ada tanda atau ciri yang bisa kamu jadikan kunci untuk menduga apakah sebuah lagu dihasilkan dengan bantuan AI atau tidak. Pertama adalah instrumen atau vokal yang terdengar sama atau seragam, loop yang terlalu halus, metadata kosong atau malah menunjukkan generator AI, dan audio yang terlalu rapi tanpa celah.
Beberapa langkah di atas adalah cara mendeteksi AI di konten visual yang semakin kamu kenali akan semakin terlihat apakah proses pembuatannya menggunakan bantuan AI atau tidak.
7. Pantau dan Gunakan Hasil Deteksi secara Bijak
Setelah melakukan sejumlah langkah di atas yang penting untuk mengambil tindakan bila teks, foto, dan video yang kamu temukan terdeteksi menunjukkan cita rasa AI. Terapkan juga sejumlah langkah berikut ini.
- Verifikasi ulang dengan sumber lain, apakah ada pembeda atau malah terlihat sama persis
- Jika dokumen yang kamu temukan adalah tugas atau konten akademik, maka komunikasikan dengan pengajar atau pihak terkait tentang keabsahan atau integritas teks atau konten akademik yang sedang dikoreksi
- Untuk pemasaran atau publikasi, pertimbangkan juga penyesuaian atau klarifikasi pada pemilik teks, foto, atau video agar tidak menyebarkan konten palsu
- Catat juga bahwa detektor tidak sempurna, jadi bisa saja ada kemungkinan false positives atau negatives yang akan terjadi
Makin Paham Cara Mengecek Keaslian Teks, Foto, dan Video, Kan?
Sekarang kamu semakin paham bahwa cara mendeteksi AI bisa diawali dengan menganalisis pola dan struktur suatu teks, gambar, video, atau musik. Agar lebih jelas, gunakan alat deteksi khusus untuk mengecek apakah teks, gambar, dan video tersebut benar-benar buatan manusia atau hasil generating AI.
Kamu juga bisa memeriksa metadata dan tanda artefak visual yang tidak wajar, atau membandingkan dengan sumber asli atau gaya sebelumnya. Jangan lupa mengevek kesalahan yang biasanya dihasilkan AI.
Jangan lupa untuk menginterpretasikan hasil dengan hati-hati dan tindak lanjuti secara etis untuk menyimpulkan setelah memaksimalkan fungsi sejumlah tools dan analisis manual, ya.
Nah, setelah ini harusnya kamu makin paham dan familiar ya dengan sejumlah tools atau alat yang bisa dimaksimalkan untuk mengetahui apakah sebuah teks, foto, atau video benar-benar dihasilkan oleh manusia atau menggunakan bantuan kecerdasan buatan.

