Mengenal Serangan Jaringan, Jenis, dan Pencegahannya

3 min read

Pernahkah Sahabat Qwords pengalami gangguan situs atau serangan jaringan yang membuat situsmu tidak bisa dibuka, bahkan hilang data-datanya?

Wah, jangan sampai hal itu terjadi ya.

Nah, untuk mewaspadai dan menanggulangi hal tersebut, mari kita pahami bersama apa itu serangan jaringan, mulai dari jenis hingga cara pencegahannya berikut ini!

Apa Itu Serangan Jaringan?

Istilah serangan jaringan (network attack dalam Bahasa Inggris) merujuk pada berbagai tindakan yang dilakukan oleh pihak tak berwenang untuk mengganggu, merusak, mengambil alih, atau memperoleh akses tidak sah terhadap jaringan komputer atau layanan jaringan.

Dengan kata lain, serangan jaringan adalah setiap aktivitas yang menargetkan infrastruktur jaringan, seperti perangkat keras, perangkat lunak, protokol komunikasi, atau layanan yang berjalan di jaringan dengan tujuan jahat.

Serangan jaringan internet pun mencakup serangan yang datang melalui koneksi internet, yang membuat layanan web, aplikasi, atau jaringan internal menjadi rentan terhadap gangguan atau penyalahgunaan.

Mengapa penting bagi kita memahami ini? Karena dalam dunia digital sekarang, hampir semua organisasi maupun pengguna individu bergantung pada konektivitas jaringan, dan serangan jaringan bisa menimbulkan kerugian besar, baik dari sisi data, reputasi, hingga operasional.

Jenis-Jenis Serangan Jaringan

Sahabat Qwords, berikut ini beberapa jenis serangan jaringan komputer atau jaringan internet yang umum terjadi, lengkap dengan penjelasan singkat agar kamu bisa mengenali dan memahami karakteristiknya.

1. Serangan DoS atau DDoS

Serangan jenis ini termasuk salah satu serangan jaringan yang paling dikenal jika berbicara soal “serangan jaringan DDoS” atau Distributed Denial of Service. 

Pada serangan DDoS, pelaku menggunakan banyak perangkat yang sudah dikompromi (botnet) untuk mengirim lalu-lintas (traffic) masif ke suatu server atau jaringan target sehingga layanan menjadi tidak bisa diakses oleh pengguna legit.

Contohnya, server website yang tiba-tiba sangat lambat atau tidak bisa diakses karena di-flood oleh request palsu. 

Dalam terminologi jaringan, “serangan jaringan DDoS terjadi ketika jaringan dibanjiri traffic hingga layanan terganggu”.

2. Serangan Man in the Middle (MITM)

Serangan MITM adalah skenario yang membuat pelaku berhasil “menyusup” ke antara komunikasi dua pihak dalam jaringan, lalu mengintip (atau bahkan mengubah) data yang lewat.

Aktivitas ini termasuk ke dalam jenis serangan jaringan yang lebih bersifat pengintaian atau pengintersepsi.

Misalnya, ketika kamu menggunakan WiFi publik yang tidak aman, lalu data kamu di-sniff oleh pihak ketiga.

Promo

3. Malware, Worm, Virus, dan Botnet

Serangan jaringan berikutnya adalah Malware, Worm, Virus, dan Botnet yang juga bisa dimulai dari malware yang masuk ke jaringan.

Misalnya virus, worm atau trojan yang masuk, kemudian menyebar ke banyak mesin, membentuk botnet, mencuri data atau menjadikan mesin sebagai bagian dari serangan DDoS.

Contohnya adalah sebuah worm yang menyebar di jaringan internal dan membuat banyak komputer saling terhubung untuk melakukan serangan.

4. SQL Injection atau Code Injection

Walaupun lebih dikenal sebagai serangan aplikasi, serangan jaringan jenis ini tetap bisa dikategorikan sebagai serangan karena menyalahgunakan protokol jaringan dan komunikasi antar sistem. 

Pelaku akan memasukkan kode jahat melalui jaringan ke database atau aplikasi web dan memperoleh akses tidak sah.

5. Serangan Internal dan Insider Threats

Tidak semua serangan jaringan datang dari luar, kadang pengguna internal yang memiliki akses dalam jaringan juga bisa melakukan tindakan yang merugikan baik dengan sengaja atau kelalaian yang kemudian membuka celah ke serangan lebih besar. 

Contoh Serangan Jaringan

Supaya makin tergambar apa saja bagaimana bentuk serangan jaringan itu, berikut contoh bagaimana serangan jaringan menyerang situsmu.

  • Server website yang offline karena banjir request palsu (DDoS).
  • Data pengguna bocor karena MITM di jaringan publik.
  • Komputer di kantor terinfeksi ransomware lewat worm, kemudian menyebar ke seluruh jaringan.
  • Peretas berhasil masuk ke database melalui injeksi SQL. 

Dampak Serangan Jaringan

Sahabat Qwords, dampak dari serangan jaringan bisa sangat luas loh. Berikut ini dampak serangan jaringan yang harus kamu ketahui!

  • Gangguan operasional yang menjadikan layanan online menjadi down atau lambat.
  • Kerugian finansial akibat downtime, perbaikan sistem, bahkan kerusakan reputasi bisnis.
  • Kerusakan data berupa data hilang, dicuri, atau dirusak.
  • Kepercayaan pengguna menurun. Jika keamanan jaringan tidak terjaga, pengguna akan enggan memakai layananmu.

Strategi Pencegahan Serangan Jaringan

Berikut langkah-langkah praktis yang bisa kamu lakukan agar jaringanmu lebih aman dari berbagai ancaman.

  1. Penerapan Firewall dan Sistem Deteksi Intrusi
    Memasang firewall yang dikonfigurasi dengan baik dan sistem IDS atau IPS akan sangat membantu memblokir traffic yang mencurigakan atau berpotensi sebagai serangan jaringan.
  2. Pembaruan Sistem dan Patching Rutin
    Banyak serangan jaringan berhasil karena kerentanan perangkat lunak yang belum diperbarui atau sistem yang belum di-patch.
  3. Segmentasi Jaringan dan Kontrol Akses
    Dengan memisahkan jaringan menjadi segmen-segmen dan membatasi siapa yang bisa mengakses apa. Jika satu bagian terkompromi, maka penyebaran serangan jaringan bisa diminimalkan.
  4. Pemantauan dan Logging Aktif
    Pantau traffic jaringan dan catat log aktivitas untuk mendeteksi pola abnormal yang bisa mengindikasikan serangan jaringan sedang berlangsung, contohnya surge traffic yang tak wajar bisa jadi sinyal DDoS.
  5. Backup dan Pemulihan Data
    Karena tidak semua serangan bisa dicegah sepenuhnya, memiliki backup data dan rencana pemulihan (disaster recovery plan) sangat penting agar bisnis tetap berjalan jika terjadi breach atau serangan jaringan besar.
  6. Pelatihan dan Kesadaran Pengguna
    Banyak serangan jaringan dimulai dari kesalahan manusia (misalnya klik phishing), maka edukasi pengguna dan staf tentang praktik keamanan jadi semakin vital untuk dilakukan.

Sudah Makin Paham Kan dengan Apa Itu Serangan Jaringan?

Sahabat Qwords, setelah memahami apa itu serangan jaringan dan beragam bentuknya. 

Berikut ini sejumlah poin penting yang bisa kamu jadikan highlight.

  • Serangan jaringan adalah ancaman nyata yang menargetkan jaringan komputer atau jaringan internet, baik dari luar maupun dalam.
  • Terdapat berbagai jenis serangan jaringan komputer atau jaringan internet, seperti DDoS, MITM, malware atau botnet, injeksi kode, dan insider threats.
  • Pemahaman tentang serangan jaringan DDoS sebagai salah satu contoh penting sangatlah diperlukan, karena sering memakan korban yang besar.
  • Dengan mengenali contoh serangan jaringan, kita bisa lebih waspada dan mengambil tindakan preventif.
  • Pencegahan yang efektif mencakup teknologi (firewall, IDS), proses (patching, segmentasi), dan manusia (pelatihan, pemantauan).

Dengan memahami dan menerapkan langkah-langkah tersebut, kamu bisa memperkuat pertahanan jaringanmu dari berbagai ancaman digital. 

Gimana, sudah bersiap untuk melindungi situsmu dengan proteksi berlapis setelah membaca artikel ini?

Yuk coba tulis pandanganmu di kolom komentar!

Promo
Zulfa Naurah Nadzifah
Zulfa Naurah Nadzifah Zulfa is a content writer and copywriter who enjoys turning words into ideas that speak. She writes about SEO, branding, and all things digital. For her, writing is a way of talking to the world.
Zulfa Naurah Nadzifah Zulfa is a content writer and copywriter who enjoys turning words into ideas that speak. She writes about SEO, branding, and all things digital. For her, writing is a way of talking to the world.
Highlights Blackbox AI unggul dalam spesialisasi coding dengan data real-time dan integrasi langsung ke IDE (VS Code). ChatGPT lebih efektif sebagai asisten generalis untuk...
Dita Sekar Dita Sekar
3 min read
Highlights Memahami terminologi dasar WordPress seperti Plugin, Theme, dan File Core sebagai komponen utama pembentuk website. Mengenal fenomena White Screen of Death (WSOD) dan...
Shakila Zahra Previa Shakila Zahra Previa
2 min read
Highlights Blackbox AI sebagai asisten coding berbasis AI untuk menulis, memahami, dan memperbaiki kode secara otomatis di VS Code. Optimasi workflow coding melalui fitur...
Shakila Zahra Previa Shakila Zahra Previa
2 min read
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

//