Pelajari cara install GUI Ubuntu Server lengkap dengan langkah instalasi desktop environment, konfigurasi XRDP, dan cara remote Ubuntu Server GUI dari Windows berikut ini!
- Panduan instalasi Desktop Environment (GUI) di Ubuntu Server menggunakan Tasksel, GNOME, maupun XFCE yang lebih ringan.
- Langkah-langkah persiapan penting seperti akses SSH, update sistem, dan pemenuhan minimum resource RAM 2GB.
- Cara konfigurasi Remote Desktop (XRDP) agar VPS Ubuntu Server dapat diakses secara visual dari OS Windows.
Ubuntu Server biasanya hanya menggunakan command line interface (CLI) tanpa tampilan grafis. Hal ini bertujuan agar penggunaan resource server lebih ringan dan stabil.
Namun, pada kondisi tertentu kamu mungkin ingin menggunakan desktop GUI agar pengelolaan server lebih mudah, terutama untuk pemula atau saat mengakses VPS Ubuntu dari Windows melalui Remote Desktop.
Di artikel ini, kamu akan mempelajari cara install GUI Ubuntu Server lengkap, mulai dari instalasi desktop environment, konfigurasi remote desktop, hingga cara mengaksesnya. Simak selengkapnya berikut ini!
Apa Itu GUI di Ubuntu Server?
GUI (Graphical User Interface) adalah antarmuka grafis yang memungkinkan kamu mengoperasikan sistem menggunakan tampilan desktop, ikon, dan menu.
Berbeda dengan CLI yang hanya menggunakan perintah terminal Linux, GUI memberikan pengalaman penggunaan yang lebih visual.
Secara default, Ubuntu Server tidak memiliki GUI karena fokus pada performa dan efisiensi resource.
Namun, kamu tetap bisa install desktop environment Ubuntu Server kapan saja melalui terminal.
Menurut tutorial dari beberapa situs, desktop environment seperti XFCE atau GNOME sering digunakan untuk menambahkan tampilan grafis di server Ubuntu.
Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan GUI di Server
Sebelum melakukan install GUI pada Ubuntu Server 22.04 atau 20.04, ada baiknya kamu memahami terlebih dahulu kelebihan dan kekurangannya.
| Kelebihan | Kekurangan |
| Lebih mudah digunakan oleh pemula | Konsumsi RAM lebih besar |
| Navigasi file lebih mudah | Performa server bisa menurun |
| Cocok untuk server development | Risiko keamanan lebih tinggi |
GUI biasanya digunakan pada server untuk belajar Linux, server development, atau VPS yang diakses melalui Remote Desktop agar lebih mudah dikelola.
Persiapan Sebelum Install GUI Ubuntu Server
Sebelum mulai cara install GUI Ubuntu Server, ada beberapa hal yang perlu kamu siapkan terlebih dahulu.
Persiapan ini penting agar proses instalasi desktop environment Ubuntu Server berjalan lancar dan tidak mengalami kendala saat konfigurasi.
1. Akses Server Via SSH
Pertama, pastikan kamu sudah bisa mengakses server menggunakan SSH (Secure Shell). Akses ini biasanya digunakan saat mengelola VPS Ubuntu melalui terminal dari komputer lokal.
Untuk login ke server, jalankan perintah berikut:
ssh username@ip-server
Ganti username dengan nama pengguna server dan IP-server dengan alamat IP server Ubuntu yang kamu gunakan.
2. Update Sistem Ubuntu
Setelah berhasil masuk ke server, lakukan pembaruan sistem terlebih dahulu. Hal ini penting agar semua paket software menggunakan versi terbaru dari repository Ubuntu.
Jalankan perintah berikut di terminal:
sudo apt update sudo apt upgrade -y
Perintah sudo apt update akan memperbarui daftar paket yang tersedia, sedangkan sudo apt upgrade akan menginstal pembaruan paket yang ada di sistem.
3. Pastikan Resource Server Cukup
Penggunaan GUI pada server membutuhkan resource lebih besar dibandingkan mode CLI. Karena itu, pastikan server memiliki spesifikasi yang cukup.
Berikut spesifikasi minimum yang disarankan:
|
Komponen |
Minimum |
|
RAM |
2 GB |
|
CPU |
2 Core |
|
Storage |
20 GB |
Jika resource server terbatas, kamu bisa menggunakan desktop environment ringan seperti XFCE agar performa tetap stabil.
Cara Install Desktop Environment Ubuntu Server
Setelah semua persiapan selesai, kamu bisa mulai Install desktop environment Ubuntu Server.
Salah satu metode yang paling mudah adalah menggunakan tasksel, yaitu tool bawaan Ubuntu yang dapat menginstal paket software dalam satu proses.
Dengan tasksel, kamu tidak perlu memasang paket desktop satu per satu karena sistem akan menginstalnya secara otomatis.
- Install Tasksel
Langkah pertama adalah menginstal tasksel melalui terminal.
sudo apt install tasksel
Tasksel merupakan utilitas di Ubuntu yang digunakan untuk memasang kumpulan paket tertentu, termasuk desktop environment. Tool ini sering digunakan karena proses instalasinya lebih praktis dibandingkan menginstal paket secara manual. - Install Ubuntu Desktop Menggunakan Tasksel
Setelah tasksel berhasil terpasang, jalankan perintah berikut:
sudo tasksel
Perintah tersebut akan menampilkan menu pilihan paket yang dapat diinstal. Gunakan tombol panah pada keyboard, lalu pilih Ubuntu Desktop untuk memasang desktop environment.
Jika ingin melakukan instalasi langsung melalui terminal tanpa menu interaktif, kamu juga bisa menjalankan perintah berikut:sudo tasksel install ubuntu-desktop
Perintah tasksel install Ubuntu-Desktop akan menginstal seluruh paket GNOME Desktop, yaitu tampilan grafis default yang digunakan oleh Ubuntu. - Reboot Server
Setelah proses instalasi selesai, kamu perlu melakukan restart pada server agar desktop GUI dapat aktif.
sudo reboot
Jika instalasi berhasil, sistem Ubuntu Server akan menampilkan tampilan login desktop Ubuntu saat server dijalankan kembali. Kamu pun sudah bisa menggunakan Ubuntu dengan antarmuka grafis seperti pada sistem operasi desktop.
Setelah GUI Ubuntu Server berhasil terpasang, kamu bisa mulai menggunakan server untuk berbagai kebutuhan seperti menjalankan aplikasi, development, atau mengelola layanan backend.
Salah satu teknologi yang sering dijalankan di server Ubuntu adalah Node.js.
Jika kamu masih baru dengan teknologi ini, kamu bisa mempelajari terlebih dahulu mengenal apa itu Node.js dan bagaimana cara kerjanya.
Install GNOME Ubuntu Server Secara Manual
Jika kamu tidak ingin menggunakan tasksel, kamu bisa Install GNOME Ubuntu Server langsung menggunakan APT. Kamu bisa jalankan perintah berikut:
sudo apt install ubuntu-desktop -y
GNOME merupakan desktop environment default Ubuntu yang memiliki tampilan modern dan fitur lengkap. Namun perlu diingat, GNOME cukup berat jika digunakan di VPS dengan resource kecil.
Install Desktop Environment Ringan (XFCE)
Jika server memiliki RAM terbatas, disarankan menggunakan XFCE karena lebih ringan. Jalankan perintah ini:
sudo apt install xfce4 xfce4-goodies -y
Desktop XFCE sering digunakan pada server atau VPS karena stabil dan hemat resource.
Cara Remote Ubuntu Server GUI dari Windows
Setelah GUI terpasang, kamu bisa mengakses server menggunakan Remote Desktop Protocol (RDP).
Metode ini memudahkan kamu melakukan Akses VPS via RDP dari Windows.
Install XRDP di Ubuntu Server
Pertama, instal paket XRDP dan jalanlan perintah berikut:
sudo apt install xrdp -y
XRDP merupakan software open source yang memungkinkan server Ubuntu diakses menggunakan Remote Desktop Windows.
Mengaktifkan Service XRDP
Cek status layanan XRDP:
sudo systemctl status xrdp
Jika belum aktif jalankan:
sudo systemctl start xrdp
Agar otomatis aktif saat server reboot:
sudo systemctl enable xrdp
Langkah ini termasuk bagian dari xrdp configuration pada Ubuntu Server.
Bagaimana Cara Mengakses GUI Ubuntu Dari Windows?
Setelah XRDP aktif, kamu bisa mengakses server dari Windows.
Langkahnya:
- Buka Remote Desktop Connection
- Masukkan IP server
- Klik Connect
- Login menggunakan username dan password Ubuntu
Jika berhasil, desktop Ubuntu akan muncul seperti komputer biasa. Metode ini umum digunakan untuk cara remote Ubuntu Server GUI dari Windows.
Solusi Jika Install GUI Ubuntu Server Bermasalah
Jika GUI tidak berjalan dengan baik setelah instalasi, kamu bisa mencoba beberapa solusi berikut:
- GUI Tidak Muncul Setelah Reboot Jalankan: sudo systemctl set-default graphical.target
- XRDP Tidak Bisa Login: Pastikan username dan password benar, service XRDP aktif, dan port 3389 tidak diblokir firewall.
- Server Menjadi Lambat: Gunakan desktop environment ringan seperti XFCE, nonaktifkan aplikasi startup, atau tambahkan swap memory.
Jalankan Ubuntu Server GUI Lebih Mudah dengan Cloud VPS
Setelah mengikuti langkah di atas, sekarang kamu sudah berhasil Install GUI Ubuntu Server 22.04 / 20.04 dan menambahkan desktop environment seperti GNOME atau XFCE.
Dengan GUI, pengelolaan server menjadi lebih mudah karena kamu bisa mengakses aplikasi dan file melalui tampilan desktop.
Jika ingin mencoba langsung, kamu bisa menggunakan Cloud VPS KVM SSD dari Qwords yang mendukung berbagai sistem operasi seperti Ubuntu.
Melalui resource fleksibel dan akses root penuh, kamu bisa menjalankan Ubuntu Server dengan GUI serta mengelola server melalui remote desktop dengan lebih praktis hari ini!
FAQ Seputar Install GUI Ubuntu Server
Secara umum aman, tetapi penggunaan GUI dapat menambah konsumsi resource server. Oleh karena itu, GUI biasanya digunakan untuk kebutuhan tertentu seperti development atau remote desktop.
Bisa. Setelah menginstal GUI, kamu dapat menggunakan XRDP untuk mengakses Ubuntu Server melalui Remote Desktop Windows. Dengan cara ini, server dapat dikendalikan menggunakan tampilan desktop dari komputer Windows.
Tidak wajib. Sebagian besar administrator server tetap menggunakan command line interface (CLI) karena lebih ringan dan efisien. GUI biasanya dipasang jika pengguna membutuhkan tampilan visual untuk mempermudah pengelolaan server.
Bisa. Jika kamu tidak lagi membutuhkan tampilan grafis, desktop environment dapat dihapus melalui terminal menggunakan perintah APT. Setelah dihapus, sistem akan kembali menggunakan mode CLI seperti Ubuntu Server pada umumnya.
Ya, Ubuntu Server merupakan salah satu sistem operasi yang paling populer untuk VPS dan cloud server. Sistem ini dikenal stabil, ringan, serta memiliki dukungan paket software yang sangat lengkap.

