Ingin main Minecraft bareng teman dengan lebih leluasa tanpa terganggu random player yang datang entah dari mana dan bikin lag? Ini waktunya kamu belajar cara membuat server Minecraft sendiri.
Dengan server sendiri, kamu bisa membuat dunia tanpa batas, menentukan aturan permainan, menambah plugin, hingga membangun komunitas kecil.
Nah, kabar baiknya, bikin server Minecraft tidak serumit seperti kedengarannya. Di artikel ini, kamu bisa tahu apa saja step yang harus dilakukan untuk bikin server Minecraft sendiri.
Apa Untungnya Punya Server Minecraft Sendiri?
Punya server Minecraft “Vanilla” atau tanpa mod yang dibuat sendiri itu ibarat kamu punya area permainan sendiri. Di server ini, kamu bisa:
- Mengatur mode game
- Memilih siapa saja yang boleh masuk
- Pasang plugin seperti proteksi wilayah, atau bahkan membuat kota bersama-sama.
- Main lebih aman dan stabil dibanding menggunakan server publik yang sering penuh random player.
Meskipun ada opsi server minecraft free, performa stabil untuk komunitas hanya bisa didapat dengan resource yang dedicated.
Jadi, pastikan kamu menggunakan infrastruktur resmi dan legal untuk membuat server ini.
Sudah siap? Ikuti step-by-stepnya berikut ini.
Persiapan Infrastruktur Server yang Wajib Dimiliki
Sebelum masuk ke tahap instalasi, ada beberapa hal sederhana yang harus disiapkan.
Jangan khawatir, semua ini bersifat dasar dan biasanya sudah tersedia di komputer kamu.
1. Pastikan Komputer Kamu Punya RAM Minimal 4GB
Minecraft Server memerlukan memori ekstra untuk memuat chunk, mengelola pemain, dan menjalankan plugin.
Jika ingin server yang dapat menampung 5–10 pemain, RAM 8GB akan lebih ideal untuk bermain dengan nyaman. Dokumentasi resmi Minecraft sendiri merekomendasikan minimal 4GB untuk smooth experience pada versi terbaru.
2. Instal Java Versi Terbaru
Minecraft Java Edition berjalan menggunakan platform ini. Tanpa Java yang belum di-update, server bisa error atau gagal berjalan.
Pastikan kamu pakai Java versi terbaru dari Java 17. Sejak Caves & Cliffs Update, Minecraft tidak lagi mendukung Java versi 8.
3. Unduh File Minecraft Server (.jar)
File ini adalah inti dari server yang akan kamu jalankan nanti. Kamu bisa mengunduhnya di situs resmi Minecraft.
4. Siapkan Port Forwarding
Jika ingin teman dari luar jaringan ikut bermain, kamu harus menyiapkan pengaturan Port Forwarding pada router kamu.
Port forwarding adalah metode untuk mengarahkan permintaan data dari internet ke perangkat tertentu di jaringan lokal milikmu.
Setelah semua siap, saatnya masuk ke proses pembuatan server.
Tutorial Step-by-Step Membuat Server Minecraft
Setelah infrastrukturmu siap, kamu tinggal mengikuti langkah-langkah di bawah ini.
1. Buat Folder Khusus
Buat sebuah folder baru di komputer kamu, misalnya dengan nama “MyMinecraftServer”.
Folder ini berfungsi sebagai rumah bagi semua file penting server.
Mengelompokkan file ke satu tempat akan memudahkan kamu melakukan konfigurasi atau backup nantinya.
2. Pindahkan Server ke Folder
Kemudian, masukkan file server .jar yang sudah diunduh ke dalam folder tersebut.
Jangan jalankan file di luar folder karena server akan membuat banyak berkas tambahan saat pertama kali dibuka.
3. Jalankan File Server
Setelah itu, buka atau jalankan file .jar tadi. Pada langkah awal ini, server tidak langsung berjalan, melainkan membuat beberapa file konfigurasi otomatis.
Buka file eula.txt, lalu ubah tulisan eula=false menjadi eula=true. Perubahan ini menandakan bahwa kamu telah menyetujui End User License Agreement.
Jika lupa mengubahnya, server tidak akan bisa dimulai. Setelah menyetujui EULA, jalankan kembali file server tersebut.
4. Tunggu Server Berjalan
Kali ini, server akan membuat banyak file tambahan seperti server.properties, ops.json, whitelist.json, dan beberapa folder baru.
Pada titik ini, server sebenarnya sudah bisa berjalan secara lokal, namun masih perlu dikonfigurasi agar lebih sesuai dengan gaya bermain kamu.
Untuk mengatur server, kamu bisa membuka file server.properties.
5. Mulai Pengaturan Game
Di sini, kamu dapat menentukan mode game (survival atau creative), mengatur tingkat kesulitan, menentukan jumlah maksimal pemain, memilih apakah Nether diaktifkan atau tidak, hingga menentukan nama dunia.
Jika kamu ingin membuat diri sendiri sebagai admin, kamu bisa memasukkan username kamu ke dalam file ops.json.
Sebagai admin, kamu punya hak penuh seperti melakukan teleport, spawn item, atau mengatur waktu.
6. Trial Test
Setelah konfigurasi selesai, kamu dapat mencoba masuk ke server menggunakan alamat localhost melalui menu Multiplayer di Minecraft.
Bila berhasil, itu artinya server kamu sudah berjalan dengan benar.
7. Atur Port Forwarding
Nah, langkah selanjutnya sangat penting terutama jika kamu ingin teman kamu bermain dari lokasi lain. Agar server bisa diakses dari internet, kamu harus membuka port 25565 pada router.
Caranya berbeda-beda tergantung jenis router, tetapi secara umum caranya adalah sebagai berikut:
- Masuk ke halaman administrasi router, lalu cari menu Port Forwarding.
- Tambahkan aturan baru yang mengarah ke alamat IP lokal komputer kamu.
- Setelah itu, teman kamu bisa masuk ke server menggunakan alamat IP publik kamu, misalnya 123.456.78.90:25565. Untuk mengetahui IP publik, kamu bisa mencarinya melalui Google dengan mengetik “What is my IP”.
- Selain di router, cek juga Firewall di PC kamu. Pastikan port 25565 dikasih akses masuk biar temanmu nggak kena Connection Timed Out.
Cara Mengelola Server Plugin, Mod, dan Pengaturan Lanjutan
Kalau mau pakai plugin, pastikan kamu ambil file .jar dari PaperMC atau Spigot, bukan cuma dari situs resmi Mojang yang terbatas di mode Vanilla.
Untuk server berbasis Spigot atau Paper, kamu bisa memasang plugin untuk menambah fitur seperti proteksi wilayah, sistem ekonomi, mini-games, dan sebagainya.
Caranya, kamu cukup menempatkan file plugin .jar ke dalam folder plugins, lalu restart server. Setelah itu, plugin akan aktif secara otomatis.
Namun jika kamu ingin menambah elemen baru seperti blok baru, monster, atau mekanik gameplay yang unik, kamu bisa menggunakan server berbasis Forge atau Fabric dan menginstal mod.
Server dengan mod biasanya lebih berat dan membutuhkan RAM lebih besar, tetapi memberikan pengalaman bermain yang sangat kreatif.
Solusi untuk Mengatasi Error yang Sering Terjadi (Quick Fix)
Beberapa error umum saat membuat server Minecraft bisa diatasi dengan cara berikut:
- Kehabisan RAM: Jalankan server dengan alokasi RAM lebih besar, misalnya
java -Xmx4G -Xms4G -jar server.jaruntuk RAM 4GB-8GB. - Port tidak terbuka: Cek pengaturan Port Forwarding dan izinkan akses lewat Windows Defender Firewall.
- Server tidak mau berjalan: Pastikan
eula.txtdiubah menjadi true.
Untuk meminimalisir masalah koneksi, pilih Minecraft server Indonesia dengan latensi rendah, seperti server dari hosting murah Qwords.
Mulai Rencanakan Server Minecraftmu Sendiri!
Sekarang Sahabat Qwords telah mempelajari cara membuat server Minecraft sendiri dari persiapan, instalasi, konfigurasi, hingga penambahan plugin dan mod.
Dengan sedikit kesabaran, kamu bisa menikmati dunia Minecraft pribadi bersama teman kapan saja.
Kalau kamu serius mau bangun komunitas yang always-on tanpa drama port forwarding di PC rumah, kamu bisa pilih hosting untuk Minecraft dari Qwords, yaitu Hosting Proxima 4.
Hosting Proxima 4 dirancang untuk performa tinggi, RAM besar, dan koneksi cepat, sehingga pengalaman bermain Minecraft menjadi lebih seru tanpa hambatan.
Mulai server pertama kamu dengan Hosting Proxima hari ini dan wujudkan dunia Minecraft-mu!

