DesignTips
  • 6 mins read

5 Contoh Portofolio Desain Produk yang Profesional

magzin magzin

Menjadi seorang desainer produk tentu akan membuatmu memiliki banyak sample atau contoh produk yang sedang atau sudah kamu kerjakan.

Nah, daripada tidak terdokumentasi dengan baik dan menutup jalan terbukanya kerjasama yang lebih luas.

Lebih baik kamu simak 5 contoh portofolio desain produk berikut ini yang bisa jadi sumber inspirasi dan referensi untuk segera membuat portofolio desain produkmu sendiri.

Yuk langsung kita bahas!

1. Abie Abdillah – Studiohiji

 

 

contoh portofolio desain produk
Abie Abdillah – Studiohiji

Contoh portofolio desain produk yang pertama adalah milik Abie Abdillah yang memiliki laman portofolio studiohiji.com atau bisa kamu cari dengan nama “Studiohiji”.

Desainer produk industri asal Indonesia ini banyak menggunakan bahan alam seperti rotan dan kayu dalam karya furniturnya.

Sejumlah alasan yang menjadikan Abie Abdillah layak kamu jadikan inspirasi untuk membuat portofolio desian produk yang profesional di antaranya

  • Karyanya telah diakui di level internasional, seperti pameran di Milan dan penghargaan Good Design of the Year 2017. 
  • Portofolio online-nya dengan jelas menampilkan proyek yang menjembatani kerajinan bahan alam dan desain kontemporer yang sudah pernah dikerjakan.
  • Cara bagaimana Abie membingkai cerita material, proses dan hasilnya pun bisa kamu jadikan referensi yang oke untuk portofoliomu sendiri

Tips untuk Sahabat Qwords saat memoles portofolio desain produkmu adalah lihat dengan detail bagaimana Abie menyertakan bahan, proses, dan hasil akhir pada portofolionya, sehingga hal itu memberi nilai tambah yang kuat di portofolio desain produkmu nantinya.

Jika kamu punya prestasi atau pengalaman yang relevan dengan skill desain produk, tambahkan saja dalam portofoliomu. Hal itu juga bisa menjadi poin plus untuk calon klien atau orang yang melihat portofoliomu.

2. Irfan Gani Purwanda – Telkom Indonesia

conoth portofolio desain produk
Irfan Gani Purwanda – Telkom Indonesia

Memiliki alamat website portofolio intch.org profile, Irfan Gani Purwanda telah berpengalaman dalam desain produk lebih dari 13 tahun.

Pengalamannya itu terbukti dari rekam jejaknya yang bisa kamu lihat dalam portofolionya.

Sebagai Head of Design and Senior Product Designer di Telkom Indonesia, ada banyak alasan yang harus kamu tahu dan patut pertimbangkan untuk menjadikan Irfan sebagai contoh portofolio desain produk yang baik.

Berikut ini sejumlah alasan yang harus kamu pertimbangkan.

  • Fokus pada produk digital dan pengalaman pengguna (UX/UI) membuat portofolio Irfan sangat relevan di era digital, seperti saat ini.
  • Profilnya menunjukkan end to end tanggung jawab posisi yang diembannya, mulai dari riset, desain, produk, tim, hingga proses ekseskusinya. Hal itu bagus untuk kamu yang ingin atau sedang membangun portofolio di segmen produk digital.

Nah, sejumlah tips yang bisa kamu terapkan saat menulis atau menyusun portofolio desain produk agar hasilnya maksimal untuk desain produk digital, seperti yang dilakukan Irfan, yaitu tampilkan proses riset → ide → prototipe → hasil.

Jadi, bukan hanya gambar akhirnya saja yang kamu tampilkan, tapi juga proses pengerjannya yang bisa jadi malah menarik calon klien atau kolega yang bisa membuahkan kerja sama berikutnya.

3. Galuh Akhdandika – Portofolio Digital

contoh portofolio desain produk
Galuh Akhdandika – Portofolio Digital

Contoh portofolio desain produk berikutnya adalah milik Galuh Akhdandika yang beralamat pada galuh-akhdandika.framer.website.

Product Designer asal Indonesia ini telah berpengalaman dalam mengerjakan project end to end dalam desain produk digital dan sistem desain.

Portofolio desain produknya layak kamu contek dan adaptasi, karena sejumlah pertimbangan berikut ini.

  • Website portofolionya tampak bersih dan modern, sehingga menjadikannya sebagai contoh contoh website portofolio desain produk yang bisa langsung kamu adaptasi dan jadikan referensi.
  • Profil diri yang menjelaskan data driven product designer hingga end to end design, mampu memberikan narasi yang jelas tentang keahlian yang Galuh miliki dan sedang ia tawarkan. Lagi-lagi, menyajikan hasil kerja tidak serta-merta hanya menampilkan gambar akhir produk yang berhasil kamu desain saja, tapi juga proses yang sudah pernah kamu lewati atau jalani. 

Untuk kamu yang ingin membuat portofolio desain produk seperti Galuh, terapkan tips berikut ini. 

Gunakan gaya bahasa untuk bagian “tentang saya” yang ringkas, tapi kuat. Contoh nyatanya kamu bisa lihat di contoh portofolio desain produk yang Galuh buat, yaitu dengan menyebut pengalaman, fokus, dan hasil desain produk yang pernah ia produksi.

4. Panji Suharto – Freelance dan Full Time Product Designer

contoh portofolio desain produk
Panji Suharto – Freelance dan Full Time Product Designer

Contoh portofolio desain produk berikutnya datang dari seorang desainer asal Jakarta yang memiliki porotofolio di Behance bernama Panji Suharto.

Aktif sebagai freelancer dan fulltime desainer, Panji punya latar belakang UI/UX serta produk digital yang sudah dijalaninya dan dibuktikan dalam portofolio digitalnya.

Dari portofolionya di Behance, kamu bisa mengambil sejumlah inspirasi, di antaranya

  • Portofolio di Behance lebih terbuka dan bisa diakses oleh publik, sehingga medium ini cocok sebagai contoh contoh website portofolio desain produk gratis atau semi gratis yang bisa kamu contoh.
  • Untuk artikel atau referensi portofolio, Panji mampu menunjukkan bahwa kamu tidak selalu harus membuat website sendiri, tapi kamu juga bisa memanfaatkan platform seperti Behance untuk menunjukkan atau membuat portofolio.

5. Prangki Anas Saputra – Industrial/Product Designer

contoh portofolio desain produk
Prangki Anas Saputra – Industrial/Product Designer

Contoh portofolio desain produk yang terakhir adalah milik Prangki Anas Saputra yang bisa kamu akses di Coroflot.

Desainer produk industrial atau product design asal Jakarta Selatan ini punya portofolio yang layak masuk daftar referensi portofolio desain produkmu.

Mengapa? Berikut ini sejumlah alasan yang bisa kamu temukan dalam portofolio milik Prangki.

  • Portofolionya yang fokus pada produk fisik atau industrial membuatnya berbeda dari portofolio kebanyakan desainer lain yang yang lebih banyak bermain di segmen digital. Hal itu menunjukkan bahwa portofolio desain produk bisa sangat beragam dan variatif sesuai project yang pernah kamu kerjakan sebelumnya.
  • Portofolio milik Prangki menampilkan keahlian industrial design yang bagus untuk pembaca atau calon klien yang mungkin tertarik ke segmen produk fisik, seperti furnitur, alat, hingga perangkat keras.

Tips untuk kamu yang memiliki latar belakang desain produk yang mirip dengan Prangki, kamu bisa tonjolkan sisi sketsa, prototipe, render dan produk jadi dalam portofoliomu, sehingga ada ciri pembeda dalam portofoliomu.

contoh portofolio desain produk
sisi sketsa, prototipe, render dan produk jadi dari contoh portofolio desain produk Prangki

Selain produk fisik yang jadi keahlianmu, kamu juga bisa menonjolkan sisi proses atau alur kerja nyata untuk menghasilkan desain-desain yang pernah kamu buat.

Jadi, Contoh Portofolio Desain Produk Mana yang Jadi Inspirasmu?

Kelima desainer di atas ternyata bisa memberikan berbagai sudut pandang dalam membuat contoh portofolio desain produk dan contoh website portofolio desain produk yang beragam ya.

Mulai dari produk fisik milik Abie dan Prangki, hingga produk digital milik Irfan, Galuh, dan Panji.

Beberapa hal penting berikut ini harusnya jadi hal utama yang bisa kamu terapkan saat membuat portofolio.

  • Tampilkan proses mulai dari ide → riset → prototipe → hingga profuk final.
  • Buat website atau platform portofolio dengan tampilan yang bersih, navigasi mudah, dan jangan lupa sertakan bagian “tentang saya”.
  • Sesuaikan dengan segmen dan spesifikasi pengalamanmu, apakah kamu lebih relevan sebagai desainer produk fisik atau produk digital.
  • Gunakan narasi yang jelas untuk menjelaskan keahlian, pengalaman dan nilai yang kamu punya dan tawarkan, seperti portofolio milik Galuh.
  • Manfaatkan platform publik atau buat website sendiri, pilihan itu ada di tanganmu. Pastikan saja portofolio digital itu bisa diakses dan mudah dilihat oleh klien, HR, atau kolegamu nanti.

Nah, jika Sahabat Qwords ingin membuat website portofolio desain produkmu sendiri. 

Kamu bisa mulai langkah pertamamu dengan klaim domain sesuai preferensimu di Qwords.com loh!

Pilihan nama dan jenis domain yang banyak bisa memberikan alternatif pilihan nama website untuk portofolio desainmu yang lebih menarik dan unik.

Tunggu apalagi?

Yuk langsung kunjungi Qwords.com, klaim domain pilihanmu, dan buat portofolio desain produkmu sendiri sekarang juga!

Zulfa Naurah Nadzifah

Zulfa is a content writer and copywriter who enjoys turning words into ideas that speak. She writes about SEO, branding, and all things digital. For her, writing is a way of talking to the world.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *