Teknologi
  • 5 mins read

Apa Itu Looker Studio? Ini Fungsinya untuk Visualisasi Data!

magzin magzin

Sahabat Qwords pasti terbiasa mengolah data dan memvisualisasikannya dalam bentuk sesuai kebutuhan dan tujuan bukan?

Nah, Google ternyata punya tool ajaib yang bisa bantu kamu mengolah data dengan lebih baik loh. Namanya Looker Studiuo.

Denan tool canggih ini, kamu bisa memvisualisasikan data dalam bentuk grafik secara mendetail, namun tetap mudah dipahami.

Mau tahu apa nama tools itu dan bagaimana fungsi dan cara kerjanya? Simak ulasannya berikut ini!

Apa itu Looker Studio?

Looker Studio adalah platform visualisasi data dari Google yang dulunya dikenal sebagai Google Data Studio

Secara mudah, tool ini adalah alat bantu online yang memungkinkan Sahabat Qwords membuat laporan dan dashboard interaktif dari berbagai sumber data, seperti Google Sheets, Google Analytics, BigQuery, dan masih banyak lagi.

Dulu sebelum bernama Looker Studio, tools satu ini dikenal sebagai Google Data Studio, tapi sejak tahun 2022 identitasnya berubah menjadi Looker Studio. Terutama setelah Google mengakuisisi platform Looker dan menggabungkan brand BI mereka.

Sahabat Qwords bisa menggunakan Looker Studio untuk mengubah data menjadi grafik, tabel, dan dasbor yang mudah dipahami dan dibagikan. Tools satu ini juga akan memudahkanmu memahami tren, pola, dan wawasan dari data, serta membuat keputusan bisnis yang lebih tepat.

Apakah Looker Studio Gratis?

Ya! Looker Studio adalah tools gratis untuk Sahabat Qwords sebagai inidvidu dan skala kecil. Kamu bisa membuat dan berbagi laporan tanpa ada biaya sepeser pun.

Ada juga versi berbayar, yaitu Looker Studio Pro yang menawarkan fitur tambahan untuk tim dan perusahaan dengan harga sekitar US$9 untuk tiap pengguna, per proyek, dan per 1 bulan.

Fungsi dan Keunggulan Looker Studio

Ada sejumlah fungsi Looker Studio yang tentu bisa membantu pekerjaanmu lebih terstuktur yang tersaji dengan lebih menarik. Berikut ini fungsi dan keunggulan dari Google Looker.

1. Visualisasi data keren & interaktif

Fungsi dari Looker Studio yang pertama adalah bisa membantumu membuat grafik, peta, tabel, serta dasbor penuh warna dengan drag‑and‑drop interface yang mudah digunakan oleh siapa pun tanpa coding.

2. Konektor data super banyak

Fungsi dari Looker Studio yang kedua adalah menjadi konektor data yang snagat banyak, karena tools ini terhubung dengan lebih dari 600–800 sumber data partner. Mulai dari MySQL, PostgreSQL, hingga platform seperti Google Ads, Google Sheets, Google Analytics, YouTube Analytics, hingga CSV.

3. Kolaborasi real-time

Sahabat Qwords juga melakukan kolaborasi secara real time menggunakan Looker Studio loh. Kamu bisa berbagi dan mengerjakan laporan secara bersamaan dengan tim lewat fitur Share atau Invite, bahkan embed laporan ke website pun mudah.

Laporan yang kamu buat menggunakan Looker Studio pun bisa kamu bagikan dengan mudah pada tim atau publik sekalipun, sehingga memungkinkan terjadinya kolaborasi dan akses ke informasi yang sedang dikerjakan (relevan).

4. Jadwal otomatis & pemantauan realtime

Fungsi yang keempat adalah penjadwalan yang otomatis dan pemantauan yang bisa dilakukan secara real time. Adanya fitur scheduling untuk mengirim laporan secara otomatis lewat email bisa memudahkan Sahabat Qwords untuk saling mengirimkan informasi. Laporan juga biasanya bisa diupdate dengan data baru secara real-time atau sesuai interval.

Cara Masuk ke Studio

Jika Sahabat Qwords masih bingung bagaimana caranya masuk ke dalam dasbor Looker Studio yang bisa memudahkanmu untuk mengolah dan memvisualisasikan data. Berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa kamu lakukan untuk masuk ke dalam studio atau Looker Studio!

Cara masuk ke studio:

  1. Buka lookerstudio.google.com atau datastudio.google.com.
  2. Sign in menggunakan akun Google Sahabat Qwords.
  3. Ikuti petunjuk onboarding dengan memilih negara dan menerima persyaratan (cukup sekali saja).
  4. Setelah login, Sahabat Qwords bisa langsung memakai versi gratis dengan mengeklik tombol “Use It For Free” atau “Coba Gratis”.

Cara Menggunakan Looker Studio

Dan jika Sahabat Qwords ingin menyajikan data dengan lebih menarik menggunakan tools yang masih bebas digunakan tanpa biaya langganan, tapi belum tahu caranya. Berikut ini langkah-langkah untuk menggunakan Looker Studio yang bisa kamu ikuti!

Cara menggunakan Looker Studio:

  1. Buat laporan baru: Pilih “Blank Report” atau gunakan template yang sudah ada dalam galeri.
  2. Add data source: Hubungkan ke data yang Sahabat Qwords punya (Google Sheets, Analytics, Sheets, CSV, dsb).
  3. Desain visualisasi: Pakai drag & drop untuk membuat chart, memberi filter, tanggal range, tweak warna, layout, font, atau tampilan lain sesukamu.
  4. Explore data: Coba fitur interaktif lainnya, seperti drill‑down, cross‑filter, dan dynamic controls.
  5. Bagikan atau schedule: Sahabat Qwords bisa melakukan share link secara langsung, embed di web, atau setup jadwal email otomatis. Kamu juga bisa mengunduh laporan ke PDF jika diperlukan.

Apa Perbedaan Looker Studio dan Google Data Studio?

Kalau Sahabat Qwords masih bingung, Looker Studio adalah nama baru dari Google Data Studio. Semua fitur intinya tetap sama, hanya brand-nya saja yang berubah sejak Oktober 2022.

Sedangkan Looker Studio Pro hadir sebagai bentuk upgrade untuk pengguna enterprise. Secara mudah Sahabat Qwords bisa memahami alur berikut ini:

  • Google Data Studio → sekarang jadi Google Looker Studio.
  • Tetap gratis, tapi ada opsi Pro untuk mengakses fitur tambahan.

Makin Paham Tentang Looker Studio, Fungsi, dan Cara Pakainya?

Bisa disimpulkan bahwa Looker Studio adalah tools visualisasi data yang casual dan kreatif, tapi tetap powerful besutan Google yang dulunya bernama Google Data Studio.

Tools ini gratis untuk pengguna basic, mudah digunakan lewat interface drag-and-drop, bisa konek ke banyak sumber data, dan mendukung kolaborasi real-time.

Untuk kamu yang ingin membuat laporan atau dashboard interaktif, tools ini adalah pilihan yang pas!

Gimana, tertarik menggunakan Looker Studio untuk memvisualisasikan datamu menjadi lebih menarik dan terstruktur?

Coba deh pakai Looker Studio dan jadikan datamu makin presentable!

Zulfa Naurah Nadzifah

Zulfa is a content writer and copywriter who enjoys turning words into ideas that speak. She writes about SEO, branding, and all things digital. For her, writing is a way of talking to the world.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *