- Shared Hosting adalah layanan hosting di mana satu server fisik dibagi oleh banyak pengguna sekaligus, sehingga biayanya jauh lebih murah.
- Sangat direkomendasikan untuk pemula, blog pribadi, UMKM, atau website profil perusahaan yang baru memulai eksistensi digital. [00:00:30]
- Kelebihan utama: harga sangat terjangkau, mudah digunakan (managed service), dan sudah dilengkapi dengan kontrol panel seperti cPanel atau DirectAdmin.
- Batasan: Karena berbagi sumber daya (CPU, RAM, Bandwidth), performa website bisa terpengaruh jika ada pengguna lain yang menggunakan resource secara berlebihan. [00:00:20]
- Shared Hosting di Qwords menggunakan teknologi Cloud untuk menjaga keseimbangan resource dan menjamin keamanan data dengan sertifikasi ISO 27001.
Sebagai salah satu jenis layanan web hosting terpopuler berkat harganya yang sangat ramah di kantong.
Paket seperti shared hosting ini meraih predikat sebagai hosting termurah dibandingkan dengan paket yang lain. Tidak heran banyak orang yang berminat untuk menggunakannya.
Namun, dengan harga yang murah, bagaimana kinerja yang dimiliki oleh shared hosting dan apakah kualitasnya layak dipertimbangkan?
Mari kita kupas tentang shared hosting, mulai dari pengertian, fungsi, kelebihan serta kekurangannya.
Yuk langsung kita ulas!
Pengertian shared hosting sendiri adalah jenis layanan web hosting yang membagi resource milik satu buah server fisik kepada banyak pengguna di dalamnya.
Nama shared berarti berbagi atau dibagikan, sementara hosting merujuk pada resource yang dibagikan.
Secara sederhana, menyewa shared hosting sama seperti kamu menyewa rumah kontrakan yang dihuni beberapa orang.
Di dalamnya terdapat beberapa kamar dengan ukuran yang sama. Kamu bisa dengan leluasa merias kamar tersebut (menginstal aplikasi maupun CMS, konfigurasi hosting, dll).
Nah, setiap penghuni juga memiliki fasilitas seperti dapur, ruang tamu, kamar mandi, dan listrik untuk dipakai secara bersama-sama.
Ketika salah satu penghuni menggunakan fasilitas secara berlebihan, misalnya listrik atau air, tentu penghuni yang lain akan terganggu.
Begitu pula dengan shared hosting. Ketika salah satu pengguna menggunakan resource secara berlebihan, dampaknya bisa memengaruhi pengguna lain.
Setelah cukup memahami apa itu shared hosting, mari kita sama-sama memahami alasan di balik murahnya harga shared hosting.
Masih berkaitan dengan analogi di atas, shared hosting bisa memiliki banderol yang murah karena biayanya ditanggung bersama-sama.
Layaknya menyewa kontrakan, penghuninya akan ‘patungan’ untuk membayar listrik, air, hingga biaya internet seluruh penghuninya.
Nah, untuk shared hosting, biaya yang mesti dibayarkan adalah biaya maintenance server yang dibagi antara beberapa pengguna di dalam satu server, sehingga bisa lebih terjangkau.
Shared hosting termasuk ke dalam jenis layanan managed, artinya segala bentuk kendala dan pengelolaan teknis yang menyangkut server akan dikelola secara langsung oleh pihak penyedia.
Adapun beberapa contoh hal yang dikelola yaitu konfigurasi server, pemantauan server, dukungan 24/7, pengendalian virus dan spam, dan sebagainya.
Nah, untuk cara kerjanya, shared hosting akan membagi resource untuk bisa digunakan oleh pengguna dalam jumlah tertentu.
Pembagian resource tersebut meliputi ruang penyimpanan, CPU, hingga bandwidth.
Lalu, setiap pengguna yang berlangganan shared hosting bisa menggunakannya untuk membuat website.
Umumnya, konfigurasi shared hosting akan menggunakan control panel supaya lebih mudah.
Nah, di Qwords, kamu bisa memilih layanan hosting dengan dua pilihan control panel, yaitu cPanel dan DirectAdmin.
Dengan control panel tersebut, kamu bisa mengelola hosting untuk menginstal aplikasi, termasuk CMS WordPress.
Lebih jauh, ternyata shared hosting memiliki beberapa fungsi lain, seperti:
1. Meng-online-kan Website
Fungsi shared hosting yang satu ini juga tak kalah penting. Sebab, sebagai syarat agar website bisa diakses secara online, kamu perlu memiliki hosting yang dilengkapi dengan alamat IP, protokol HTTP, dan sejumlah aspek teknis lainnya.
Nah, semua itu bisa kamu dapatkan ketika berlangganan shared hosting. Jadi, apakah kamu sudah siap meng-online-kan website?
2. Mengelola Database
Banyak website membutuhkan database untuk menyimpan data yang dinamis, seperti informasi pengguna, postingan blog, atau produk di toko online.
Shared hosting menyediakan layanan database (biasanya MySQL) yang bisa kamu gunakan untuk menyimpan dan mengelola data terkait website dan layanan kamu.
3. Mengelola Email Bisnis secara Gratis
Ingin tampil profesional dengan budget hemat? Menggunakan shared hosting adalah pilihan yang layak dipertimbangkan.
Sebab shared hosting dilengkapi dengan layanan email domain/email bisnis secara gratis. Dengan begitu, Sahabat Qwords bisa memiliki alamat email yang lebih eksklusif dan profesional, layaknya milik bisnis atau perusahaan besar.
Contoh alamat email bisnis yang dimaksud adalah nama@bisniskamu.com. Menarik ‘bukan?
Nah, untuk mengelola email bisnis ini, kamu bisa menggunakan aplikasi bernama Roundcube yang sudah tersedia melalui control panel.
Sekarang, kamu sudah mengetahui fungsi shared hosting yang menarik, berikut dengan fitur-fiturnya yang cukup beragam.
Untuk lebih memperluas pemahaman kamu terhadap layanan ini, kami akan memberikan beberapa detail ulasan tentang kelebihan dan kekurangan shared hosting.
Beberapa kelebihan dari shared hosting di antaranya:
1. Harga Terjangkau
Harga menjadi nilai lebih shared hosting yang sulit untuk dilawan oleh paket-paket lainnya. Ini membuat jenis layanan shared hosting sangat diminati oleh pengguna, terutama bagi pemula yang ingin mencoba memulai website untuk pertama kalinya.
2. Mudah Digunakan
Karena termasuk layanan managed, shared hosting adalah jenis hosting siap pakai. Setelah hosting berhasil dibeli, kamu bisa langsung menggunakannya untuk beberapa kebutuhan, seperti menginstal WordPress dan membuat alamat email bisnis.
Dalam hitungan menit, website kamu sudah bisa online dan diakses oleh banyak orang. Mudah, kan?
3. Cocok bagi Pemula
Umumnya, pemula masih sangat awam mengenai konfigurasi hosting yang kompleks. Selain itu, kebutuhan pemula juga relatif masih terbatas.
Dengan memilih shared hosting, kamu sudah mengambil langkah yang tepat karena selain mudah, kebutuhan pemula sepertimu juga bisa terpenuhi.
4. Fiturnya Lengkap
Selain murah, kata yang cocok untuk mendefinisikan shared hosting adalah lengkap. Untuk harga yang paling murah, shared hosting sudah memiliki beberapa fitur penting, termasuk remote database, SSH, control panel, domain gratis, dan page builder premium gratis.
Jika kamu berlangganan semua paket hosting di Qwords, semua hal yang disebutkan tadi bisa kamu dapatkan secara cuma-cuma.
Kami merekomendasikan shared hosting dengan teknologi cloud dari Qwords.
Teknologi tersebut membuat beban resource bisa lebih seimbang antarpengguna, jadi potensi berebut resource bisa diminimalkan.
Dengan private data center yang dimiliki, Qwords berkomitmen untuk memberikan kualitas layanan yang optimal, mulai dari tim dukungan pelanggan yang aktif 24/7 serta jaminan keamanan data pelanggan yang telah tersertifikasi ISO 27001. Tentukan pilihan kamu sekarang juga!
Ada juga beberapa kekurangan yang harus kamu jadikan pertimbangan sebelum memilih hosting shared server. Apa saja? Berikut daftarnya:
1. Kurang Fleksibel
Kekurangan shared hosting yang pertama cukup menyulitkan bagi pengguna yang sedang mengalami perkembangan bisnis.
Pada momen ini, tak jarang situs yang dikelola mulai ramai dikunjungi. Karena paket yang digunakan adalah shared hosting, maka pengguna tidak bisa melakukan upgrade RAM atau CPU karena sumber daya server telah ditentukan oleh penyedia.
Meski hal ini bisa diatasi dengan upgrade paket layanan, biaya yang harus dikeluarkan juga akan bertambah.
2. Resource Terbatas
Menggunakan resource hosting murah secara bersamaan dengan pengguna lain memiliki konsekuensi berupa batasan oleh penyedia.
Hal ini sangat fair, yakni untuk memastikan setiap pengguna memiliki ‘hak’ yang sama. Namun, ini juga bisa berdampak pada kinerja website yang tidak stabil, terlebih saat mendapatkan lonjakan traffic yang melebihi batas. Alhasil, website kamu berpotensi sering mengalami downtime.
3. Kustomisasi yang Terbatas
Kalau kamu punya kebutuhan yang mengharuskan untuk mengustomisasi server secara penuh, shared hosting memiliki kelemahan ini, yaitu tidak punya akses root.
Akses tersebut memiliki hubungan penuh terhadap suatu server untuk melakukan konfigurasi, seperti menginstal sistem operasi, aplikasi, dan sebagainya.
Karena itu, shared hosting hanya cocok bagi pemula, bukan pengguna dengan kemampuan advanced yang membutuhkan kustomisasi penuh.
Salah satu karakteristik utama provider shared adalah penggunaan shared IP. Artinya, banyak website yang di-hosting pada server yang sama akan berbagi satu alamat IP. Ini berbeda dengan dedicated IP, di mana setiap website memiliki alamat IP-nya sendiri.
Itulah ulasan mengenai shared hosting yang notabene merupakan layanan web hosting paling terjangkau yang bisa jadi pilihanmu.
Paket ini sangat cocok bagi pengguna pemula yang ingin mencoba meng-online-kan website dengan skala kecil, misalnya blog pribadi, bisnis UMKM, dan website perusahaan (company profile).
Sahabat Qwords yang sedang belajar mengelola website pun bisa menjadikan shared web hosting alternatif belajar yang ramah dan fungsional.
Kini saatnya kembangkan websitemu dengan shared hosting yang fungsional dan ramah untuk semua!
Mulai onlinekan bisnis kamu menggunakan hosting murah yang lebih hemat dengan tambahan DISKON 50% di Qwords.