Ingin belajar membuat website dengan WordPress tapi belum siap langsung membeli hosting dan domain? Tenang, kamu tidak sendirian.
Banyak pemula memilih untuk belajar WordPress secara lokal terlebih dahulu, dan salah satu cara paling populer adalah menggunakan XAMPP.
Dengan XAMPP, kamu bisa menjalankan WordPress langsung di laptop atau PC tanpa koneksi internet dan tanpa biaya.
Metode ini sangat cocok untuk belajar dasar WordPress, mencoba tema dan plugin, hingga mengembangkan website sebelum dipublikasikan secara online.
Di artikel ini, kita akan membahas cara install WordPress di XAMPP secara lengkap, detail, dan runtut, mulai dari persiapan awal hingga WordPress siap digunakan dan pasti berhasil dongg.
Yuk, kita mulai langkah demi langkah
Kenapa Harus Install WordPress di XAMPP?
Sebelum masuk ke tutorial teknis, penting untuk memahami kenapa install WordPress di XAMPP itu sangat direkomendasikan, terutama bagi pemula.
Beberapa keunggulannya antara lain:
- Gratis dan offline
Kamu tidak perlu membeli hosting atau domain. - Aman untuk belajar dan eksperimen
Salah konfigurasi? Tidak masalah, karena website tidak online. - Cocok untuk pengembangan
Banyak developer membuat website di localhost sebelum di-upload ke server. - Lingkungan mirip hosting
XAMPP sudah menyediakan Apache, PHP, dan MySQL seperti server sungguhan.
Jadi, kalau tujuanmu adalah belajar atau mengembangkan website, XAMPP adalah pilihan yang sangat tepat.
Mengenal XAMPP dan WordPress Secara Singkat
Apa Itu XAMPP?
XAMPP adalah software yang berfungsi sebagai server lokal. Di dalamnya sudah tersedia:
- Apache → Web server
- MySQL / MariaDB → Database
- PHP → Bahasa pemrograman WordPress
- phpMyAdmin → Alat untuk mengelola database
Dengan XAMPP, komputer kamu bisa “berperan” sebagai server hosting.
Apa Itu WordPress?
WordPress adalah Content Management System (CMS) paling populer di dunia. Digunakan untuk:
- Blog pribadi
- Website perusahaan
- Portal berita
- Toko online (dengan plugin WooCommerce)
Menariknya, WordPress bisa digunakan tanpa harus jago coding.
Persiapan Sebelum Install WordPress di XAMPP
Sebelum mulai, pastikan kamu sudah menyiapkan beberapa hal berikut:
- Laptop atau PC (Windows/macOS/Linux)
- XAMPP versi terbaru
- File WordPress (.zip)
- Browser (Chrome, Firefox, atau Edge)
Kalau semua sudah siap, kita lanjut ke tahap instalasi.
1. Install dan Menjalankan XAMPP
Setelah mengunduh dan menginstal XAMPP:
- Buka XAMPP Control Panel
- Klik tombol Start pada:
- Apache
- MySQL
Jika berhasil, status akan berubah menjadi Running dan berwarna hijau.
Perhatian:
Jika Apache atau MySQL tidak bisa berjalan, biasanya disebabkan oleh:
- Port 80 atau 443 bentrok
- Aplikasi lain seperti Skype atau IIS
- Antivirus yang memblokir
Masalah ini umum terjadi dan bisa diatasi dengan mengganti port atau menonaktifkan aplikasi yang bentrok.
2. Download dan Menyiapkan File WordPress
Selanjutnya, kita siapkan WordPress.
- Download WordPress versi terbaru
- Extract file WordPress
Pindahkan folder hasil extract ke:
C:\xampp\htdocs\
- Agar rapi, kamu bisa mengganti nama folder sesuai kebutuhan, misalnya:
- wordpress
- belajar-wordpress
- website-lokal
Contoh lokasi akhirnya:
C:\xampp\htdocs\belajar-wordpress
Folder ini nantinya menjadi alamat website WordPress kamu di browser.
3. Membuat Database di phpMyAdmin
WordPress membutuhkan database untuk menyimpan data website, seperti:
- Postingan
- Halaman
- Pengaturan
- Akun pengguna
Ikuti langkah berikut:
- Buka browser
- Akses:
http://localhost/phpmyadmin - Klik menu Databases
Masukkan nama database, misalnya:
db_wp_local - Klik Create: Jika database berhasil dibuat, berarti tahap ini sukses.
Nama database bebas, tapi sebaiknya mudah diingat dan tidak menggunakan spasi.
4. Menjalankan Installer WordPress
Sekarang kita jalankan WordPress melalui browser.
Buka browser
Ketik alamat:
http://localhost/nama-folder-wordpress
Contoh:
http://localhost/belajar-wordpress
Jika benar, kamu akan melihat halaman Welcome to WordPress dan diminta memilih bahasa.
Pilih bahasa Indonesia atau English, lalu klik Continue.
5. Konfigurasi Database WordPress
Pada tahap ini, Kamu perlu menghubungkan WordPress dengan database yang sudah dibuat.
Isi form sebagai berikut:
- Database Name: db_wp_local
- Username: root
- Password: (kosongkan)
- Database Host: localhost
- Table Prefix: wp_ (biarkan default)
Klik Submit, lalu klik Run the installation.
Jika muncul pesan sukses, berarti WordPress berhasil terhubung ke database.
6. Pengaturan Awal Website WordPress
Ini adalah tahap akhir instalasi.
Isi informasi berikut:
- Site Title: Nama website
- Username: Username admin
- Password: Password kuat
- Email: Email aktif
Setelah itu, klik Install WordPress.
Selamat, WordPress berhasil diinstal di XAMPP.
Cara Login ke Dashboard WordPress
Untuk masuk ke dashboard WordPress, akses:
http://localhost/nama-folder-wordpress/wp-admin
Masukkan username dan password yang tadi kamu buat.
Di dashboard ini, kamu bisa:
- Mengganti tema
- Menginstal plugin
- Membuat artikel
- Mengatur tampilan website
Kesalahan Umum Saat Install WordPress di XAMPP
Beberapa kesalahan yang sering dialami pemula:
- Apache/MySQL tidak berjalan
- Database tidak ditemukan
- Folder WordPress salah lokasi
- Salah mengetik nama database
Tenang, semua ini normal dan bisa diperbaiki dengan mengecek ulang langkah-langkahnya.
FAQ Seputar Cara Install WordPress di XAMPP / Localhost
Apakah XAMPP bagus untuk WordPress?
Ya, karena ini adalah aplikasi yang paling mudah untuk di pelajari oleh pemula dalam cara penggunaan WordPress.
Berguna untuk menyesuaikan situs web Kamu sebelum menghostingnya.
Cara Install Tema WordPress di Localhost?
Untuk memasang tema bisa kunjungi situs web lokal, dashboard WordPress-> Tampilan -> Tema.
Bagaimana Cara Mengakses WordPress di Localhost?
Mudah sekali, kamu hanya butuh URL untuk menuju ke dalam wordpress kamu. biasanya URL nya akan seperti ini https://localhost/namawebsitekamu.
Siap Naik Level, Sahabat Qwords?
Install WordPress di XAMPP adalah langkah awal terbaik untuk belajar WordPress tanpa risiko dan tanpa biaya.
Dengan metode ini, Sahabat Qwords bisa memahami cara kerja WordPress secara menyeluruh sebelum website benar-benar online.
Jika kamu sudah merasa siap, langkah selanjutnya adalah migrasi WordPress ke hosting agar website bisa diakses publik.
Semoga tutorial ini membantu Sahabat Qwords memahami WordPress dengan lebih mudah dan menyenangkan.
Selamat belajar dan selamat membangun website impianmu!

