Teknologi
  • 5 mins read

Mengenal Agentic Ai: Apa Bedanya dengan Generative Ai?

Sahabat Qwords kebanjiran tugas? Deadline konten sosial media sudah dekat, tapi kamu juga masih harus balas-balasin chat konsumen yang itu-itu terus.

Tenang, sekarang udah ada generative Ai yang bisa bantu kamu cari ide dan bikin script konten.

Ditambah lagi sudah ada yang namanya agentic Ai yang bisa bantu balas-balasin chat secara otomatis.

Ingin tahu apa perbedaan antara keduanya dan cara mekasimalkannya agar kerjaan kamu semakin mudah? Mari simak artikel berikut.

Apa Itu Agentic Ai

Agentic Ai adalah sebuah perangkat lunak yang bisa mengambil keputusan dan bergerak secara otomatis untuk mencapai target atau tujuan tertentu yang sudah kita tentukan.

Selain itu, agentic Ai juga bisa berkolaborasi dengan berbagai agen atau perangkat lain seperti agen deteksi, agen korelasi, dan agen respon.

Contohnya, seperti asisten virtual yang langsung menjadwalkan meeting, memantau sistem keamanan siber, harga real-time untuk e-commerce, sampai ke bot SDM yang memandu onboarding dan menyetujui cuti karyawan.

Intinya, agentic Ai itu seperti agen atau operator otomatis yang fokus pada hasil dan target.

Apa Itu Generative Ai

Generative Ai atau gen Ai adalah model Ai yang menciptakan sesuatu yang baru berdasarkan pola data yang diberikan, pola itu bisa berupa teks atau prompt, video, gambar, audio, dan sebagainya.

Ai ini juga punya sifat reaktif berdasarkan prompt yang kamu buat, serta bisa kita pakai untuk menyusun ringkasan, mensintesis insight, atau mengusulkan beberapa opsi ide kreatif.

Dalam dunia marketing, gen Ai biasanya dipakai untuk membuat deskripsi produk, copywriting, script konten promosi, caption, dan lain sebagainya.

Perbedaan Agentic Ai dan Generative Ai

Selain penjelasan di atas, ada beberapa hal mendasar yang membedakan antara agentic Ai dan gen Ai, berikut tabel yang bisa membantu kamu untuk memahaminya.

Aspek Generative AI (Gen AI) Agentic AI
Orientasi kerja Kreatif & komunikatif Operasional & berorientasi tujuan
Cara berinteraksi Menunggu prompt Proaktif setelah diberi target/aturan main
Hasil akhir Konten (teks/visual/ringkasan/kode) Keputusan & aksi (tutup tiket, suspend akun, atur stok, ubah harga)
Skala & dinamika Unggul di bulk content yang konsisten Tangguh di lingkungan dinamis: logistik, keamanan, smart ops

Cara Kerja Agentic Ai

Ada empat tahap siklus kerja cara kerja agentic Ai, yaitu:

  1. Persepsi: Sistem mengumpulkan informasi dari berbagai sumber yang mencakup input pengguna, sensor, maupun data digital  seperti log aktivitas atau status sistem.
  2. Penalaran dan perencanaan: Berdasarkan data yang diterima dari sumber tadi, maka Ai akan melakukan analisis, menyusun strategi, dan menentukan langkah-langkah yang paling efektif untuk mencapai menyelesaikan tugas.
  3. Tindakan: Ai akan mengeksekusi rencana dengan mengaktifkan fungsi atau rumus dan program tertentu, baik secara internal ataupun eksternal.
  4. Pembelajaran: Setelah tindakan dilakukan, sistem Ai akan mengevaluasi secara mandiri hasilnya dan memperbarui model internal agar lebih akurat dan efisien di penugasan berikutnya.

Harus Pilih yang Mana?

Jika Sahabat Qwords bingung harus pilih yang mana antara agentic Ai dan gen Ai, maka di bawah ini adalah panduannya.

Kamu bisa memilih Agentic Ai jika targetnya:

  • SLA Operasional seperti kecepatan, respon, akurasi stok, ataupun efisiensi biaya.
  • Real-time decisioning dalam masalah harga yang berubah-ubah, routing, atau deteksi ancaman.
  • Orchestra lintas sistem, semisal ERP, CRM dan WMS.

Pilih gen Ai jika prioritas kamu:

  • Produksi konten dengan cepat dan konsisten.
  • Membuat ringkasan dan knowledge presentation untuk stakeholder.
  • Bantu drafting kode dan dokumentasi.

Contoh Penggunaan Keduanya

Sebenarnya, antara agentic Ai dan gen Ai bisa bekerja sama dalam satu bidang, berikut contoh-contohnya:

E-Commerce dan Pemasaran

Kamu bisa pakai gen Ai untuk membuat 1.000 deskripsi produk yang seragam, menyusun email promosi, dan variasi copy untuk A/B testing.

Lalu pakai agentic Ai saat ada flash sale, nanti Ai ini akan mendeteksi lonjakan demand, reallocate budget iklan, optimasi harga, dan mengatur keterangan stok produk.

Layanan Pelanggan

Dengan gen Ai, kamu dapat menyusun jawaban natural dan konsisten untuk pelanggan, dan bisa juga untuk merangkum chat panjang agar lebih ringkas.

Untuk agentic Ai, bisa digunakan saat ingin menyelesaikan 70%-90% pertanyaan berulang secara otomatis.

Keamanan Siber

Dengan gen Ai, kita bisa merangkum insiden apa saja yang terjadi dengan lebih, sehingga laporan pun akan berbuat lebih efektif.

Sedangkan agentic Ai berfungsi untuk memantau adanya anomali, mengisolasi endpoint, dan memutus sesi login yang mencurigakan serta mengancam keamanan siber.

Administrasi Pemerintahan dan Pelayanan Publik

Kamu bisa pakai gen Ai untuk menyusun dokumen resmi seperti surat keputusan, pengumam publik, dan semisalnya dengan rapih dan berurutan.

Lalu gunakan agentic Ai untuk mengelola alur permohonan layanan seperti KTP, paspor, atau bantuan sosial, mulai dari verifikasi data, penjadwalan, dan pengiriman notifikasi.

Kesehatan dan Telemedisin

Gunakan gen Ai untuk membantu dokter atau tenaga medis menyusun ringkasan hasil konsultasi, rekomendasi pengobatan, dan edukasi pasien dalam bentuk teks atau video.

Untuk agentic Ai, bisa kamu pakai dalam mengatur jadwal konsultas, mengirim pengingat untuk minum obat, memantau data vital dari perangkat wearable, dan menghubungkan pasien ke layanan darurat.

Pendidikan dan Pengembangan Karyawan

Gen Ai akan sangat berguna untuk pembuatan materi pembelajaran, kuis interaktif, dan simulasi studi kasus yang disesuaikan dengan gaya belajar individu.

Sedangkan, untuk agentic Ai bisa berguna ketika memantau perkembangan peserta, menyesuaikan kurikulum secara otomatis, dan mengatur evaluasi hasil pembelajaran.

Dari sini, kesimpulannya adalah agentic Ai itu mempercepat hasil operasional dengan keputusan dan tindakan yang berjalan otomatis.

Sedangkan generative Ai lebih kepada mempercepat sebuah pembuatan konten, peringkasan, pengelompokan, dan pemberian pengetahuan.

Jika masih ada sesuatu yang membuat Sahabat Qwords bingung atau ada yang ingin didiskusikan, maka jangan ragu untuk menuliskannya di kolom komentar.

Share:
Almer Ulul Al Bab

Almer is an experienced content writer with a strong understanding of servers, websites, SEO, email systems, and related technologies.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *