Design
  • 6 mins read

3 Contoh Portofolio Fresh Graduate dan Cara Buatnya

magzin magzin

Apakah kamu fresh graduate yang sedang bingung cara menyusun portofolio untuk melamar pekerjaan pertamamu?

Portofolio bisa jadi penentu utama apakah Sahabat Qwords akan dipanggil interview atau tidak. Itu karena HR bisa menilai langsung kemampuan dan cara kerjamu.

Meski belum punya pengalaman formal, kamu tetap bisa membuat portofolio dari tugas kuliah, proyek organisasi, magang, atau freelance.

Artikel ini akan memperlihatkan contoh portofolio fresh graduate untuk membantumu menyusun portofolio yang relevan, kredibel, dan menarik. Lengkap dengan struktur, tips, dan template untuk berbagai bidang seperti finance, digital marketing, dan sales.

Apa Itu Portofolio Fresh Graduate?

Portofolio fresh graduate adalah kumpulan karya atau proyek terbaik yang relevan dengan posisi yang kamu incar untuk berkarier.

Isinya bisa berupa tugas kuliah, proyek organisasi, pekerjaan freelance kecil-kecilan saat kuliah, magang, sampai proyek pribadi.

Bedanya dengan CV adalah portofolio lebih fokus pada bukti nyata secara visual atas karya kita. Sedangkan CV isinya lebih ringkas menjelaskan siapa kamu secara umum.

Sebagai lulusan baru, portofolio penting pada saat ini, terutama  di ranah kreatif dan digital. Contohnya untuk pekerjaan content creator, social media specialist, atau desain grafis

Banyak HR atau interviewer menilai kandidat dari karya nyata, seperti bagaimana prosesnya, hasilnya, dan dampaknya. 

Bahkan tanpa pengalaman kerja formal, atau ijazah dan sertifikasi pelatihan, jika kamu memiliki portofolio tetap bisa mendapatkan kerja jika isinya relevan.

Seperti yang disebutkan Clarke University, kalau portofolio itu bisa menjadi bukti nyata bahwa Sahabat Qwords memiliki kemampuan yang mumpuni dan siap untuk kerja.

Untuk itu kamu membutuhkan sebuah susunan yang tepat, serta strategi yang akurat untuk membuat portofolio yang memikat di mata rekruter.

Tips Membuat Portofolio Fresh Graduate

Ada beberapa tips untuk membuat portofolio fresh graduate, berikut penjelasannya.

1. Pilih Posisi Karir yang Ingin Ditekuni

Hal terpenting untuk kamu lakukan pertama adalah menentukan pekerjaan apa yang ingin ditekuni, baik sesuai dengan jurusan ataupun tidak.

Kumpulkan Tugas dan Proyek Terbaik

Setelah mengetahui ingin berkarir di bidang apa, seperti finance. Maka kamu perlu mengumpulkan berbagai karya atau proyek dengan hasil terbaik dan relevan untuk pekerjaan di posisi finance.

2. Buat Desain Kreatif

Selanjutnya, kamu bisa mendesain portofolio mu dengan model dan visual yang kreatif. Tapi ingat penting untuk menyesuaikan posisi yang dilamar.

Jika kamu melamar posisi yang kreatif seperti desain grafis dan videografi, maka tidak masalah desain portofolio mu ramai dan banyak elemen. Namun juga, jika yang dilamar adalah posisi yang serius, maka ambil desain sederhana tapi serius dan profesional.

3. Bangun Narasi yang Menarik

Selain desain yang mumpuni, kamu juga harus perhatikan narasi yang disampaikan. Pilih narasi yang sesuai dengan gaya atau brand tone voice kantor yang kamu lamar, mulai dari gaya bahasa, susunan, dan isi yang ditampilkan.

4. Tampilkan Apa yang Diincar Perusahaan

Kadang ada orang-orang yang salah dalam menilai apa saja yang harus masuk ke portofolio. Tidak semua karya terbaik harus dimasukkan ke dalamnya.

Contoh jika kamu mengincar posisi administrasi dan di perusahaan yang dilamar mensyaratkan untuk memiliki kemampuan Power BI, maka masukkan karya yang sesuai pencarian perusahaan.

Jangan sampai ketika perusahaan mensyaratkan kemampuan penguasaan Power BI, tapi kamu tidak mencantumkannya, tapi mencantumkan proyek dengan looker studio.

Struktur Portofolio Fresh Graduate

Ini adalah struktur efektif untuk portofolio fresh graduate beserta penjelasannya yang bisa kamu guanakan.

  1. Cover: Kamu bisa mulai dari halaman sampul yang menarik. Jangan lupa cantumkan nama dan role yang dituju.
  2. Perkenalan singkat: Usahakan 3-5 kalimat singkat dengan fokus pada lama pengalaman, penguasaan tools, dan misi karier.
  3. Daftar isi: Daftar isi ini berguna untuk mempermudah rekruter jika mereka ingin meloncat ke halaman tertentu, atau agar lebih cepat tahu isi portofoliomu secara sekilas.
  4. Proyek: Setelah daftar isi, baru cantumkan semua proyek dan karyamu baik desain, artikel, video yang relevan, kredibel, dan terbaik.
  5. Sertifikasi: Jika Sahabat Qwords memiliki sertifikasi dari lembaga kredibel dan berkualitas, maka bisa mencantumkannya ke dalam portofolio agar rektruter lebih percaya padamu.
  6. Testimoni: Testimoni ini bisa dari mentor, dosen, atasa, super visor, klien, dan semacamnya yang kamu anggap mereka punya nilai kepercayaan yang bisa dipertanggung jawabkan.
  7. Kontak: Terakhir, jangan lupa untuk mencantumkan kontak seperti nomor handphone, email, Linkedin, GitHub, Behance, Blog, atau akun sosial media lainnya yang memang layak untuk ditunjukkan.

Contoh dan Template Portofolio Fresh Graduate

Untuk mempermudah Sahabat Qwords dalam menyusun portofolio apa lagi untuk para fresh graduate, maka di bawah ini adalah tiga template yang bisa kamu gunakan secara gratis.

Portofolio Finance

Untuk portofolio finance, bagusnya mencakup profil singkat yang fokus pada tools, serta sertifikasi, studi kasus, dengan konteks peran, proses, hasil, dan bukti visual seperti dashboard atau model yang disanitasi.

Hal yang bagus juga kalau kamu masukan juga analisis AR/AP, evaluasi capex, atau simulasi ETP. Semua hal itu akan membantu untuk menambah nilai di mata rekruter.

Bagi fresh graduate atau mahasiswa, maka kamu bisa menggunakan pengalam organisasi khususnya di posisi bendahara dan mendokumentasikan setiap pelaporan keuangan yang ada.

Download Template Portofolio Finance Di sini

Porotofolio Digital Marketer

Untuk portofolio digital marketer yang kuat, bisa dimulai dengan profil singkat yang fokus pada narasi dimana kamu kuat di sisi SEO, SEM, sosial media, email, CRO, dan analisis performa.

Pastikan juga kamu mencantumkan tools seperti GA4, Ads, Tag Manager, Looker Studio, Hotjar, Klaviyo, dan semacamnya.

Cantumkan studi kasus berupa karya, pencapaian, dan proyek selama kamu bekerja, baik freelance ataupun kantoran.

Bagus juga jika mencantumkan KPI, funnel map TOFU MOFU BOFU lengkap dengan persona dan playbook.

Untuk mahasiswa atau fresh graduate, kamu bisa mulai coba bikin konten di sosial media atau menjalan ads baik google atau meta dan catat setiap engagement, views, leads, dan klik yang didapat.

Download Template Portofolio Digital Marketing Di sini

Portofolio Sales dan Marketing

Jika portofolio sales atau marketing lapangan tidak jauh beda dengan digital marketing hanya saja ada beberapa perbedaan yang harus diperhatikan.

Seperti fokuskan pada segmen industri pasar apakah B2B atau B2C. Sertakan juga kemampuan seperti prospecting, demo, pipeline management, GTM planning, dan campaign execution.

Jangan lupa juga untuk menambahkan pencapain seperti berapa kali closing per bulannya, atau berhasil mencapai nominal berapa selama penjualan sebulan.

Untuk mahasiswa, maka bisa cantumkan berapa banyak sponsorship yang pernah kamu dapatkan untuk kegiatan kampus.

Download Template Portofolio Sales dan Marketing Di sini

Yuk, Mulai Bikin Portofolio Profesional Kamu!

Dengan struktur yang tepat, narasi yang kuat, dan karya yang relevan, portofolio bisa menjadi senjata utama kamu untuk menembuh ketatnya persaingan kerja.

Di dalamnya kamu bisa menunjukkan keunikan, keahlian, dan potensi secara konkret, bahkan tanpa pengalaman kerja formal dan ijazah sekalipun.

Kalau kamu tertarik memperdalam contoh portofolio di bidang tertentu, khususnya posis kreatif seperti social media specialist, maka bisa lanjut membaca artikel portofolio social media specialist.

Di sana kamu akan menemukan inspirasi dan referensi nyata serta format terstruktur tentang portofolio social media specialist yang bisa diaplikasikan langsung.

Selain itu kalau kamu ingin punya portofolio dalam bentuk website yang profesional tanpa repot desain atau coding, maka Qwords siap bantu.

Cukup sampaikan kebutuhanmu, dan tim Qwords akan bantu wujudkan portofolio online yang sesuai dengan gaya dan tujuan karirmu.

Sekian artikel ini, jika ada yang ingin ditanyakan atau didiskusikan bisa tulis di kolom komentar.

Almer Ulul Al Bab

Almer is an experienced content writer with a strong understanding of servers, websites, SEO, email systems, and related technologies.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *