Apa itu Server? Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Benefitnya

6 min read

apa itu server

Apakah kamu sering melihat istilah server ketika scroll sosial media, bermain game, atau mendengar gurauan “beda server” yang sering dilontarkan? Atau mungkin ketika kamu membuka website yang error lalu muncul kalimat “server not responding”?

Jadi, sebenarnya server adalah apa?

Cari tahu lebih lanjut tentang server dan serba-serbinya di artikel berikut ini!

Apa Itu Server?

server adalah
Ilustrasi server sedang disimpan di rak. Sumber: Wikimedia Commons

Server adalah komputer, sistem, atau perangkat lunak yang dirancang untuk menyediakan layanan atau informasi kepada komputer lain melalui jaringan yang biasa dikenal dengan client.

Ibaratnya, server adalah dapur di sebuah restoran dan setiap pelanggan (client) datang dengan pesanan yang berbeda dengan makanan atau minuman tertentu. 

Nah, server sebagai dapur akan menyiapkan pesanan tersebut dan mengantarkannya sesuai dengan apa yang (client) minta. 

Layaknya pelanggan, (client) memiliki preferensinya masing-masing dan beragam jenisnya. Contohnya:

  • Browser untuk yang ingin meminta informasi mengenai suatu website.
  • Aplikasi mobile seperti WhatsApp, Tiktok, atau Instagram untuk yang ingin mengakses video, pesan, atau akun pengguna.
  • Mail client seperti Gmail, Yahoo, atau Outlook ketika ingin menghubungi server email untuk mengirim, menerima, dan menyinkronkan email.

Kalau sudah tahu definisi dari server, mari kita lanjut mengenal perbedaan server dengan komputer biasa!

Apa Bedanya Server dengan Komputer Biasa?

Pada dasarnya, server juga merupakan komputer yang memiliki RAM, penyimpanan, dan CPU. Tetapi, server biasanya lebih kuat serta dirancang untuk bekerja dan menyala secara terus menerus untuk melayani banyak pengguna sekaligus. 

Server juga dilengkapi dengan perangkat keras dan perangkat lunak khusus untuk menjalankan tugasnya dengan efisien.

Sebagai bagian terpenting dari teknologi modern, server tentunya memiliki banyak fungsi yang memungkinkan banyak layanan digital yang kita nikmati sehari-hari. Simak poin berikut ini mengenai fungsi server!

Apa Sih Fungsi Server?

Server memiliki peran penting dalam dunia teknologi dan jaringan komputer. Lebih tepatnya, fungsi server dapat dikelompokkan berdasarkan jenis layanan yang disediakan dan manfaatnya dalam mendukung berbagai aktivitas digital. 

Berikut adalah penjelasan mendalam mengenai fungsi server yang perlu kamu simak:

1. Menyimpan, Mencadangkan, dan Mengelola Data

Server berfungsi sebagai tempat penyimpanan utama untuk berbagai jenis data, mulai dari dokumen, database, hingga media digital. 

Pengguna dapat mengakses, memperbarui, dan mengelola data secara efisien dan aman.

Dalam hal ini, contoh penggunaannya adalah untuk menyimpan data pribadi maupun perusahaan, misalnya menggunakan platform Google Drive, Nextcloud, dan lainnya, serta database server untuk aplikasi seperti sistem e-commerce atau CRM.

2. Mengatur Jaringan

Berikutnya, fungsi server adalah menjadi pusat pengelolaan jaringan, termasuk mengatur koneksi antara perangkat, mengontrol akses pengguna, dan mengelola lalu lintas data. 

Server jaringan memastikan komunikasi antarperangkat berjalan lancar dan aman. Contoh penerapan fungsi yang kedua ini bisa dilihat ketika DHCP server memberikan alamat IP secara otomatis kepada perangkat dalam jaringan.

3. Menyediakan Hosting Aplikasi dan Website

Ini menjadi fungsi server yang paling umum diketahui oleh orang-orang. Ya, server difungsikan menjadi hosting untuk website dan aplikasi yang nantinya dapat menampilkan informasi dan mengelola pengunjung.

Nah, untuk penggunaan sebagai hosting website, diperlukan web server khusus seperti Apache atau Nginx, sementara  server aplikasi menjalankan layanan seperti aplikasi SaaS (Software as a Service).

4. Mengamankan Data dan Komunikasi

Untuk fungsi keamanan, server bertugas melindungi data dan komunikasi yang melaluinya dengan menggunakan teknologi keamanan seperti enkripsi, firewall, atau autentikasi.

Contoh penggunaan yang paling sederhana adalah sebagai server VPN, yang bekerja dengan mengenkripsi lalu lintas data untuk menjaga privasi pengguna.

5. Mendukung Kolaborasi

Untuk kebutuhan produktivitas, Anda juga bisa menyulap server untuk kolaborasi antarpengguna dengan menyediakan ruang kerja bersama dan menyinkronkan data di berbagai perangkat.

Gunakan layanan tambahan seperti Google Workspace untuk memudahkan untuk menyunting dokumen bersama, atau layanan sejenis yang lainnya.

6. Menjalankan Fungsi Komputasi

Karena umumnya server memiliki daya komputasi tinggi untuk memproses data atau menjalankan aplikasi berat, seperti analitik data atau pemrosesan AI, server dapat bekerja meringankan beban perangkat client, misalnya memproses data besar untuk menghasilkan laporan, atau juga menjalankan algoritma machine learning.

7. Virtualisasi

Terakhir, fungsi server adalah untuk menjalankan beberapa mesin virtual (Virtual Machines/VM) yang berfungsi sebagai server independen dan masih menginduk pada resource server fisik. 

Saat ini, layanan seperti VPS juga sangat mudah ditemui, bahkan dengan harga yang terjangkau.

Pengguna dapat merasakan mengelola server virtual yang punya performa hampir seperti server fisik. 

Mengapa hampir? Karena performa server virtual tidak dapat maksimal 100% lantaran sebagian kecil darinya harus dikorbankan untuk proses virtualisasi. Kendati begitu, VPS tetap punya performa yang sangat baik.

Lebih jauh, server juga dapat difungsikan untuk menjalankan automasi pada tugas tertentu, menyediakan layanan multimedia, hingga kontrol jarak jauh dengan istilah populernya yakni RDP.

Apa Saja Jenis-Jenis Server?

Setelah mengenal definisi dan fungsinya, mari mempelajari jenis-jenis server agar lebih memahami konsep server.

Sebab, dengan fungsinya yang sangat beragam, hal ini berbanding lurus dengan banyaknya jenis server yang ada, antara lain:

1. Web Server

Web server adalah server yang bertugas menyajikan halaman web kepada pengguna melalui browser

Ketika Anda mengetik alamat situs seperti www.qwords.com, browser mengirimkan permintaan ke web server.

Kemudian, server ini akan mencari file atau halaman yang diminta, seperti HTML, CSS, atau JavaScript, lalu mengirimkannya kembali untuk ditampilkan di browser.

Beberapa web server yang paling populer adalah Apache, LiteSpeed, dan Nginx, yang banyak digunakan untuk hosting website perusahaan, blog pribadi, dan toko online.

2. Database Server

Database server berfungsi sebagai pusat penyimpanan data yang terstruktur. Jenis server ini memungkinkan aplikasi untuk menyimpan, mengambil, dan mengelola data secara efisien. 

Misalnya, platform e-commerce menggunakan database server untuk menyimpan informasi produk, pelanggan, dan transaksi.

Contoh: MySQL, MariaDB, MongoDB, dan PostgreSQL sering digunakan dalam aplikasi berbasis data yang memerlukan pengelolaan data besar.

3. Mail Server

Jenis server yang ketiga ini mengelola komunikasi email dengan cara mengirim, menerima, dan menyimpan pesan. 

Promo

Saat Anda mengirim email, server ini memastikan pesan Anda mencapai tujuan. Misalnya, Microsoft Exchange digunakan di perusahaan untuk mendukung komunikasi internal, sementara layanan seperti Postfix maupun Zimbra sering dipakai oleh penyedia email hosting.

4. App Server

Selanjutnya ada application server, yang bertindak sebagai platform untuk menjalankan suatu aplikasi. 

Dalam pengembangan aplikasi berbasis web, server ini sering menjadi jembatan antara pengguna, aplikasi, dan database.

5. Proxy Server

Bagi pemula, istilah proxy server memang terdengar asing. Namun, keberadaannya sangat penting karena menjadi perantara antara perangkat pengguna dan internet. 

Selain meningkatkan keamanan dengan menyembunyikan alamat IP, server ini juga mempercepat akses dengan menyimpan cache data dari situs yang sering dikunjungi.

6. DNS Server

DNS server ibarat buku telepon di internet. Ketika Anda ingin mengunjungi sebuah website seperti www.www.qwords.com, Anda hanya perlu mengetikkan nama domainnya. Persis seperti mencari nama orang di daftar kontak ponsel Anda.

DNS kemudian “menerjemahkan” nama domain tersebut menjadi alamat IP, misalnya 103.28.12.60. 

Nah, alamat IP ini digunakan untuk menemukan server tempat website Qwords disimpan, sehingga Anda bisa mengaksesnya tanpa perlu mengingat alamat IP seperti 103.28.12.60 untuk mengakses situs Qwords.

7. DHCP Server

Jenis server yang lainnya adalah DHCP. Tugasnya memberikan alamat IP secara otomatis kepada perangkat yang terhubung ke jaringan. 

Hal ini sangat membantu dalam pengaturan jaringan besar, seperti kantor atau sekolah, tanpa harus menetapkan IP secara manual.

Misalnya, jaringan hotspot publik sering memanfaatkan ISC DHCP Server untuk memudahkan pengelolaan perangkat yang terhubung.

8. Gaming Server

Gaming server memungkinkan para gamer untuk berinteraksi secara real-time dalam gim online

Server ini mengelola sesi yang ada di dalam gim dan memastikan koneksi antarpemain tetap stabil, serta menyimpan data permainan.

Contohnya, server Minecraft akan memastikan pemainnya untuk berkolaborasi atau bermain dalam dunia virtual yang sama.

9. FTP Server

FTP server memungkinkan transfer file antarperangkat melalui protokol FTP (File Transfer Protocol). 

Server ini sering digunakan untuk mengunggah atau mengunduh file besar seperti project atau backup website.

Misalnya, FileZilla Server sering digunakan oleh developer untuk mentransfer file ke web server mereka.

10. Cloud Server

Cloud server adalah jenis server yang berjalan dan diakses melalui internet (cloud computing), bukan di lokasi fisik tertentu seperti server tradisional. 

Itu artinya, data, aplikasi, dan layanan yang disediakan oleh server dapat diakses dari mana saja selama ada koneksi internet.

Apa Saja Macam-Macam Layanan Server?

Sahabat Qwords telah mengetahui bahwa jenis-jenis server sangatlah beragam, dan menandakan bahwa server itu multifungsi.

Karena itu, saat ini terdapat penyedia layanan server yang memiliki berbagai jenis layanan server untuk mengakomodir kebutuhan pengguna, entah itu untuk database, website, aplikasi, dan masih banyak lagi. Yuk, mari kita ulas satu per satu!

  1. Dedicated Server
    Server fisik yang sepenuhnya disewa oleh satu pengguna atau perusahaan. Dedicated server ideal untuk aplikasi berat, data sensitif, atau kebutuhan khusus karena tidak berbagi sumber daya dengan pengguna lain, sehingga performanya benar-benar tangguh. 
  2. Virtual Private Server (VPS)
    Server virtual yang dibagi dari server fisik melalui teknologi virtualisasi. Setiap VPS memiliki sumber daya terpisah, seperti RAM dan CPU, yang lebih fleksibel dan terjangkau dibandingkan dedicated server. VPS cocok untuk website menengah hingga ke atas, aplikasi, atau penyedia ada yang menyediakan VPS untuk server game.
  3. Cloud Server
    Cloud server adalah server virtual yang berjalan di atas kumpulan banyak server fisik (cloud). Layanan ini punya fleksibilitas tinggi dan skalabilitas yang baik, sehingga menjadikannya pilihan terdepan untuk kebutuhan modern seperti hosting aplikasi dan website.
  4. Gaming Server
    Jenis layanan server yang dirancang untuk hosting game online. Sebab, ia mampu memberikan performa tinggi, low latency, dan stabilitas untuk pengalaman bermain game yang lancar.
  5. Shared Hosting
    Layanan ini jadi yang paling populer karena harganya terjangkau. Penamaannya merujuk pada sifat resource server yang digunakan bersamaan dengan pengguna lain. Shared hosting cocok untuk website kecil dengan traffic rendah atau pengguna pemula.
  6. Colocation Server
    Colocation server adalah layanan yang memfasilitasi tempat bagi server Anda di Data Center. Penyedia memberi fasilitas, seperti kelistrikan, bandwidth, rack server, dsb, untuk menjalankan server Anda agar tetap online.
  7. Mail Server
    Jenis layanan yang satu ini dirancang untuk mengelola email. Contohnya adalah server email perusahaan untuk mengelola email profesional dengan domain khusus.

Apa Manfaat dari Server?

Dilihat dari jenis server dan layanannya yang begitu beragam, manfaatnya sangat terasa bahkan tidak hanya di satu bidang saja. 

Mulai dari pendidikan, bisnis, hingga pemerintahan pun merasakan manfaat saat menggunakan server. Berikut ini manfaat yang dapat kita rasakan ketika menggunakan server adalah:

1. Meningkatkan Efisiensi

Server adalah tempat penyimpanan dan mengelola data yang dapat kamu gunakan. Dalam bisnis, server dapat digunakan untuk hosting aplikasi, mengelola dokumen, atau menyinkronkan data antarpegawai, yang semuanya meningkatkan produktivitas dan efisiensi.

2. Menjamin Keamanan Data

Dengan dukungan teknologi seperti enkripsi, firewall, dan autentikasi, server menjaga data tetap aman dari ancaman siber. Atau setidaknya, server punya kemampuan untuk meminimalisir agar tidak mendapatkan ancaman yang merugikan.

Sebab, Anda bisa mengatur siapa saja yang dapat mengakses server berdasarkan alamat IP.

Jadi, jika bisnis atau perusahaan Anda memiliki banyak data, hanya orang-orang yang Anda percaya yang dapat mengakses data-data rahasia tersebut. Menarik, bukan?

3. Skalabilitas untuk Pertumbuhan Bisnis

Teknologi seperti cloud server memungkinkan bisnis untuk menyesuaikan kebutuhan sumber daya secara fleksibel.

Dengan begitu, perusahaan dapat dengan mudah mengakomodasi pertumbuhan atau lonjakan traffic tanpa perlu berinvestasi besar di infrastruktur fisik.

Sejak awal, bisnis yang masih berkembang juga tidak harus selalu menggunakan layanan server yang mahal, sebab skalabilitas server dapat disesuaikan ketika kebutuhan meningkat atau menurun.

3. Mendukung Inovasi Teknologi

Server dengan komputasinya didapuk menjadi tulang punggung untuk aplikasi berat seperti kecerdasan buatan, analitik data, dan pengembangan perangkat lunak. 

Tanpa server, inovasi seperti aplikasi berbasis cloud, streaming, atau gim online tidak akan mungkin terjadi.

Bahkan untuk kebutuhan yang kini menjadi sederhana, seperti website, tidak akan bisa membuat orang-orang mengakses konten Anda tanpa keberadaan server.

Nah, sudah tahu kan apa itu server?

Singkatnya, server adalah progam atau perangkat yang menyediakan layanan pada client.Dengan adanya transisi digital yang meluas diberbagai sektor, kebutuhan akan teknologi semacam server tentu akan terus meningkat.

Server juga akan membantu untuk memudahkan bisnis kamu untuk menjangkau audiens yang lebih luas serta menjamin kelangsungan dari bisnis tersebut. Serta banyak keunggulan lain apabila kamu mulai secara aktif menggunakan server.

Itulah ulasan lengkap mengenai serba-serbi server mulai dari pengertian, fungsi, jenis, layanan, hingga manfaatnya.


Kelola big data dan dapatkan data secara realtime dengan Dedicated Server Indonesia, spesifikasi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan kamu dan harga lebih kompetitif. Dengan pilihan server Indonesia dan USA Kualitas Terbaik Qwords.

Promo
Jordy Prayoga He enjoys creating clear and helpful content. In his free time, he loves to hike.
Jordy Prayoga He enjoys creating clear and helpful content. In his free time, he loves to hike.
Benchmark VPS adalah cara untuk mengukur performa server secara objektif. Mulai dari seberapa cepat prosesor bekerja, seberapa kuat disk menyimpan dan membaca data, hingga...
Almer Ulul Al Bab Almer Ulul Al Bab
5 min read
FFMPEG merupakan solusi praktis yang ringan, gratis, dan lintas platform untuk mengolah file multimedia, sehingga bisa digunakan di Linux, Windows, maupun MacOS tanpa ribet....
Almer Ulul Al Bab Almer Ulul Al Bab
3 min read
Sahabat Qwords, pernahkah mengalami kejadian Wifi yang tersambung ke perangkat kamu, tapi muncul notifikasi “No.IP” atau “Limited Connectivity”? Itu bisa jadi tanda terjadinya DHCP...
Almer Ulul Al Bab Almer Ulul Al Bab
2 min read
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

//